Berita Solo Terbaru

Antasari Azhar Komentari Terpilihnya Irjen Firli Bahuri Jadi Ketua KPK, Berikut Tanggapannya

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar buka suara soal terpilihnya Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Firli Bahuri

Antasari Azhar Komentari Terpilihnya Irjen Firli Bahuri Jadi Ketua KPK, Berikut Tanggapannya
TribunSolo.com/Ryantono Puji
Mantan Ketua KPK, Antasari Azhar melayani wawancara dengan wartawan usai acara Deklarasi Nasional Garda Aksi Indonesia di rumah dinas Wali Kota Solo, Lodji Gandrung, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Sabtu (14/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar mengomentari sosok Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Firli Bahuri dipilih oleh Komisi III DPR menjadi Ketua KPK periode 2019-2023.

Apalagi beredar informasi, beberapa tudingan yang menyebutkan Firli Bahuri melakukan pelanggaran berat di antaranya pertama pernah bertemu mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) pada 12 dan 13 Mei 2019 lalu.

Padahal, saat itu KPK sedang menyelidiki dugaan korupsi kepemilikan saham PT Newmont yang melibatkan Pemerintah Provinsi NTB.

Kedua, Firli melanggar etik saat menjemput langsung seorang saksi yang hendak diperiksa di lobi KPK Pada 8 Agustus 2018.

Ketiga, Firli pernah bertemu petinggi partai politik di sebuah hotel di Jakarta pada 1 November 2018.

Antasari Azhar memaparkan, soal isu yang menerpa Ketua KPK terpilih Firli Bahuri tersebut, jika dia belum melihat fakta yuridis atau ada keputusan hukum.

"Kalau hanya katanya -atanya tidak bisa, harus jelas!," papar Antasari Azhar usai acara Deklarasi Nasional Garda Aksi Indonesia di rumah dinas Wali Kota Solo, Lodji Gandrung, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Sabtu (14/9/2019).

Antasari Azhar Sebut Pimpinan KPK yang Mundur Cengeng dan Seperti Anak Kecil

Lebih lanjut Antasari Azhar pun menceritakan, saat awal dirinya menjabat sebagai Ketua KPK era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga pernah diragukan.

Namun, akhirnya dia juga bisa memimpin sampai masa jabatannya pada 2009, meskipun kemudian terjegal karena kasus Nasrudin Zulkarnaen.

Kontroversi Ketua Baru KPK, Firli Bahuri: Miliki Kekayaan 18 Miliar hingga Pelanggaran Kode Etik

"Nantikan kita bisa lihat kinerja dan seperti apa kepemimpinannya," terang Antasari.

Menurut Antasari yang terpenting adalah jangan seperti pimpinan KPK saat ini yang mundur dan menyerahkan persoalan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Tanggapan saya, dulu awalnya saya juga diragukan sama kan seperti Pak Firli," kata dia.

"Nanti kita bisa lihat kepemimpinannya seperti apa," akunya menegaskan. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved