Berita Solo Terebaru

Kebakaran Hutan Gunung Merbabu, Pengamat UNS Solo Dorong Pembangunan Sekat Kanal 

Peneliti Pusat Penelitian Lingkungan Hidup UNS Solo, Pranoto mendorong pembangunan sekat kanal untuk menanggulangi kebakaran Gunung Merbabu

Kebakaran Hutan Gunung Merbabu, Pengamat UNS Solo Dorong Pembangunan Sekat Kanal 
Istimewa
Proses pemadaman kebakaran hutan di puncak Gunung Merbabu oleh tim relawan, Sabtu (14/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com. Adi Surya

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Peneliti Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Pranoto mendorong pembangunan sekat kanal untuk menanggulangi kebakaran hutan di lereng Gunung Merbabu, Jawa Tengah. 

"Sekat kanal dapat menjadi pilihan untuk mencegah rambatan api baru ," tutur Pranoto kepada TribunSolo.com, Sabtu (14/9/2019).

"Selain itu, sekat itu juga mencegah agar api tidak sampai ke permukiman warga," imbuhnya. 

Pranoto kemudian mengingatkan, pembangunan sekat kanal tetap harus memperhatikan lokasi mata air.

"Sejumlah daerah di lereng Gunung Merbabu mungkin jauh dari mata air, dan ini bisa saja membuat sekat kanal tidak dapat bekerja optimal," terang Pranoto. 

Gara-gara Tertawa Keras, Mulut Wanita Ini Tak Bisa Ditutup & Terus Keluarkan Air Liur

Usai Makan Bakso, 94 Santriwati di Nglegok Blitar Ini Keracunan Hingga Harus Dirawat

Balai Taman Nasional Gunung Merbabu Belum Dapat Pastikan Kapan pemadaman Api Berakhir

"Kalau jauh dari mata air, susah untuk menjaga tanah sekitar sekat kanal tetap basah," imbuhnya. 

Pranoto juga menyarankan, penanggulangan kebakaran hutan di lereng Gunung Merbabu bisa menggunakan helikopter pemadam. 

"Pemadaman menggunakan mobil pemadam kebakaran (Damkar) dirasa kurang efektif, lebih baik menggunakan helikopter pemadam," ucap Pranoto. 

(*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved