Berita Solo Terbaru

Pengamat UNS Solo Prediksi Penyebab Kebakaran Hutan Gunung Merbabu karena Faktor Manusia 

Kebakaran hutan di lereng Gunung Merbabu, Jawa Tengah hingga kini belum dapat dipadamkan.

Pengamat UNS Solo Prediksi Penyebab Kebakaran Hutan Gunung Merbabu karena Faktor Manusia 
Istimewa
Proses pemadaman kebakaran hutan di puncak Gunung Merbabu oleh tim relawan, Sabtu (14/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Adi Surya

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kebakaran hutan di lereng Gunung Merbabu, Jawa Tengah hingga kini belum dapat dipadamkan.

Kepala Unit Pelaksana Tugas Pusat Pendidikan dan Pelatihan (UPT Pusdiklat) Perhutanan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Dwi Priyo Apriyanto (40) tidak memungkiri daerah di lereng gunung setinggi 3.145 meter itu telah memasuki masa rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Kasarannya, daerah-daerah di sana (lereng Gunung Merbabu) telah memasuki masa rawan kebakaran," terang pria yang akrab disapa Apri itu kepada TribunSolo.com, Sabtu (14/9/2019).

Apri kemudian memprediksi faktor manusia menjadi salah satu penyebab kebakaran hutan di lereng Gunung Merbabu.

"Saya belum dapat informasi pastinya, tetapi umumnya disebabkan faktor manusia yang tidak disengaja seperti membuang puntung rokok sembarangan," tutur Apri.

Kebakaran di Gunung Merbabu, Kamis (12/9/2019). Kobaran api dari sore hingga malam ini masih besar. Api sudah merembet hingga puncak dan diperkirakan sudah menyeberang ke wilayah Kab Boyolali dan Kab Semarang.
Kebakaran di Gunung Merbabu, Kamis (12/9/2019). Kobaran api dari sore hingga malam ini masih besar. Api sudah merembet hingga puncak dan diperkirakan sudah menyeberang ke wilayah Kab Boyolali dan Kab Semarang. (Instagram/tngunungmerbabu_official)

Prediksi senada juga dikemukakan Peneliti Pusat Penelitian Lingkungan Hidup UNS, Pranoto (65).

"Ada sejumlah faktor manusia seperti pembukaan lahan, lupa mematikan api unggun, dan membuang puntung rokok sembarangan," terang Pranoto.

Warga Desa Jeruk Boyolali Beberkan Gunung Merbabu Selalu Terbakar Setiap Musim Kemarau

Kebakaran di Lahan Gunung Merbabu, Pemadaman Api Dilakukan Secara Manual

Pernah Memangsa Seorang Warga, Buaya Dengan Panjang 4 Meter Akhirnya Ditangkap

"Namun, kita tetap harus menunggu informasi petugas, tidak bisa asal menuduh," imbuhnya.

Faktor-faktor pemicu kebakaran hutan mestinya diperhatikan dan jadi pertimbangam saat melakukan penanggulangan.

"Faktor-faktor pemicu harus diperhatikan agar penanggulangannya tepat," tutur Pranoto.

(*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved