Pengaruh Cuaca Permintaan Benih Ikan Nila Merah di Balai Benih Ikan Karanganyar Menurun

Permintaan pasar benih nila merah di Balai Benih Ikan Karangpandan Kabupaten Karanganyar menurun saat musim kemarau.

Pengaruh Cuaca Permintaan Benih Ikan Nila Merah di Balai Benih Ikan Karanganyar Menurun
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Petugas saat mengecek kolam indukan nila merah di Balai Benih Ikan Karangpandan Karanganyar, Jumat (13/9/2019). 

TRIBUNSOLO.COM - Permintaan pasar benih nila merah di Balai Benih Ikan Karangpandan Kabupaten Karanganyar menurun saat musim kemarau.

Hal itu dikarenakan kolam para konsumen mengalami kekeringan sehingga mempengaruhi permintaan pasar terkait benih ikan.

Petugas Balai Benih Ikan Karangpandan, Sunarto menyampaikan, saat musim penghujan rata-rata penjualan benih mencapai 100 ribu-150 ribu benih dalam sebulan, sedangkan saat musim kemarau hanya berkisar 70 ribu-100 ribu benih perbulan.

Adapun benih ikan dijual berkisar Rp 50-70 per ekor tergantung ukurannya.

"Produksi benih normal tapi permintaan konsumen turun.

Turunnya itu mulai Juli 2019," katanya kepada Tribunjateng.com, Jumat (13/9/2019).

Tak Hanya Satu, Ada 5 Makam Kuno di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Hanya Terlihat saat Musim Kemarau

Menurutnya, penurunan tersebut dikarenakan faktor cuaca atau peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau dan hal itu terjadi setiap tahunnya.

"Paling dominan di sini nila merah, permintaan pasar banyak.

Dalam sebulan produksi sekitar 100-150 ribu benih.

Kan di daerah Karanganyar bagian timur banyak rumah makan," katanya kepada Tribunjateng.com, Jumat (13/9/2019).

Halaman
12
Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved