80 Persen Anggota DPRD Gunungkidul Gadaikan SK-nya di Bank

Mayoritas anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, sudah menjaminkan surat keputusannya untuk mendapatkan pinjaman dari bank lokal.

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi - Uang 

TRIBUNSOLO.COM - Sebagian besar anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, sudah menjaminkan surat keputusannya untuk mendapatkan pinjaman dari bank lokal.

Padahal, mereka diharapkan tidak menghabiskan seluruh gajinya untuk mengangsur.

"Total sekitar 80 persen anggota (DPRD) sudah mengajukan pinjaman ke bank. Saya tau karena harus mengajukan syarat harus tanda tangan saya," kata Sekretaris Dewan, Agus Hartadi saat ditemui, di Kantor DPRD Gunungkidul, Senin (16/9/2019).

Anggota DPRD Jatim Ramai-ramai Gadaikan SK Padahal Punya Gaji Melimpah, Apa Alasannya?

Menurut dia, pengajuan dilakukan para anggota dewan sejak beberapa hari dilantik hingga saat ini.

Disinggung besaran, Agus tidak mau mengungkapkan karena alasan privasi.

"Wah untuk besarnya kan gak elok untuk disebutkan. Kebutuhan seseorang kan berbeda-beda, jadi hingga saat ini masih ada yang mengajukan," ucapnya. 

Menurut dia, pinjaman sebagian besar diajukan di dua bank lokal.Adapun untuk mekanisme pengajuan, dari Sekwan langsung ke Ketua DPRD.

"Sejak dilantik (12 Agustus 2019) sampai sekarang terus bertambah," ujarnya. 

Sebelumnya, Ketua Sementara DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntaringsih menyampaikan, dirinya sebagai ketua dewan sementara hanya bisa berharap, jangan sampai seluruh gaji yang diterima setiap bulan hanya dihabiskan untuk mengangsur cicilan pinjaman.

Jika semuanya habis, dirinya khawatir nantinya tidak ada semangat untuk bekerja. 

Calon Ketua DPRD Solo 2019 - 2024 Ditetapkan: Soal Kedisiplinan Anggota juga Diperhatikan

Halaman
12
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved