YLBHI Sebut DPR Sengaja Pilih Firli Jadi Ketua KPK yang Baru meski Tuai Polemik

YLBHI menilai DPR sengaja memilih Irjen (Pol) Firli Bahuri sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023.

YLBHI Sebut DPR Sengaja Pilih Firli Jadi Ketua KPK yang Baru meski Tuai Polemik
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Deputi Penindakan Brigjen (Pol) Firli, Ketua KPK Agus Rahardjo dan Direktur Penuntutan Supardi di Gedung KPK Jakarta, Jumat (6/4/2018). 

Firli Bahuri dipilih sebagai ketua.

Adapun Nawawi Pomolango, Lili Pintauli Siregar, Nurul Ghufron, dan Alexander Marwata sebagai wakil ketua terpilih.

Pemilihan lima Pimpinan KPK berlangsung di tengah proses revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK

Dari kelima nama itu, nama Firli menuai kontroversi.

Salah satunya terkait dugaan pelanggaran etik berat yang dilakukannya saat menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK.

Sejumlah pegawai KPK pun telah menolak keras Firli sebagai pimpinan lembaga antirasuah tersebut.

Bahkan, usai Firli terpilih, Komisioner KPK Saut Situmorang dan penasihat KPK Mohammad Tsani menyatakan mundur dari jabatannya.

Belakangan, Saut mengklarifikasi kemundurannya tersebut. (Kompas.com/Devina Halim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "DPR Dinilai Sengaja Pilih Firli Sebagai Ketua KPK"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved