Pilkada solo 2020

Jago PDIP Bisa Jadi Calon Tunggal di Pilkada Solo 2020, Ini Alasannya

Pengamat Politik Solo, Agus Riwanto memandang, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) punya kesempatan untuk mengajukan calon tunggal.

Jago PDIP Bisa Jadi Calon Tunggal di Pilkada Solo 2020, Ini Alasannya
TribunSolo.com/Ryantono Puji
Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa saat mendaftar untuk Pilkada Solo 2020 di kantor DPC PDIP Solo, Jalan Hasanudin Nomor 26, Kampung Brengosan, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo Senin (16/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com , Adi Surya

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pengamat Politik Solo, Agus Riwanto memandang, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) punya kesempatan untuk mengajukan calon tunggal dalam bursa calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo.

Kans ini bukan sebuah keniscayaan mengingat partai berlambang banteng moncong putih itu memborong 30 kursi dari total 45 kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Solo dalam kontestasi Pemilu Legislatif (Pileg) PRD Solo 2019.

"Kalau saya baca berdasar jumlah perolehan kursi DPRD Solo milik PDI-P, mereka bisa saja melalukan sebuah permainan cantik," terang Agus Riwanto.

PDI-P kemungkinan mengajak partai-partai lain untuk dukung calon yang telah ditetapkanya.

Tiga Warga Kota Malang Tewas Diduga Usai Tenggak Miras Oplosan, Sempat Alami Kebutaan & Sesak Nafas

Soal Gibran Maju Bursa Calon Wali Kota Solo 2020, Pengamat Politik: Tunda Dulu Saja

Rinov/Pitha Melaju ke Babak Kedua China Open 2019 seusai Kalahkan Wakil Malaysia

"Semisal permainan cantik akan diperagakan PDI-P, sisa kursi yang ada di DPRD itu "dibeli" semua kemungkinan akan ada calon tunggal," terang Agus Riwanto.

"Jika itu terjadi, Pilkada Solo bisa dinyatakan selesai," imbuhnya.

Agus, sapaan akrabnya, mengaku ia masih menunggu kehadiran calon dari jalur independen dalam bursa calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo.

"Jika itu (calon independen) muncul itu bisa menjadi alternatif, sehingga tidak ada persaingan dengan kotak kosong," terang Agus.

"Selain itu, bisa saja menghilangkan kans PDI-P untuk ajukan calon tunggal," imbuhnya.

(*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved