Berita Karanganyar Terbaru

Sumur Bantuan Baznas di Karanganyar Belum Dapat Dinikmati Warga, Pengeboran Sumur Bergeser

Warga daerah Dukuh Dukuh, Desa Krendowahono, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah belum dapat memanfaatkan air dari sumur

Sumur Bantuan Baznas di Karanganyar Belum Dapat Dinikmati Warga, Pengeboran Sumur Bergeser
Foto Istimewa
Pengeboran sumur bantuan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar.   

Laporan Wartawan TribunSolo.com Reza Dwi Wijayanti

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR- Warga daerah Dukuh Dukuh, Desa Krendowahono, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah belum dapat memanfaatkan air dari sumur hasil bantuan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar.

Hal ini dikarenakan saat pengeboran sumur, sumur tersebut bergeser akibat struktur tanah labil.

Kondisi geografis tanah labil sehingga mengakibatkan titik pertama pengeboran bergeser dari posisi awal.

Sebelumnya warga desa mengajukan bantuan kepada Baznas untuk melakukan pengeboran akibat sumur bor bantuan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karanganyar telah mengalami kerusakan.

Kepala Desa Krendowahono Syarif Hidayat mengungkapkan akibat kerusakan sumur bor dari bantuan DPUPR rusak warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.

Jungkook BTS Dikabarkan Pacaran, Big Hit Entertainment Klarifikasi dan Akan Tuntut Penyebar Foto

Sedangankan warga belum bisa memanfaatkan air dari hasil pengeboran sumur bantuan Baznas Kabupaten Karanganyar yang telah dilakukan selama tiga pekan di RT 6 RW 1 Dukuh Dukuh.

“Pengeboran dari Baznas bergeser karena tanah lempung dan tidak stabil hingga berakibat longsor, pengeboran di titik pertama sudah 70 meter, kemudian pindah ke selatan dari titik awal sejauh tiga meter,” ungkapnya saat dihubungi Tribunsolo.com Senin (16/9/2019).

Berdasarkan hasil analisa geolistrik Syarif mengatakan keberadaan air tanah kemungkinan terdapat pada lapisan ke lima pada kedalaman 92,3 meter dengan potensi air yang sedikit.

Onadio Leonardo eks-Killing Me Inside Akui Istrinya Hamil sebelum Menikah, Tak Peduli Komentar Orang

Dasima Seafoof Luncheon Hotel GranDhika Pemuda Semarang, Makan Siang Ala Hotel Harga Ekonomis

Sedangkan potensi air berada pada kedalaman antara 110 meter hingga 120 meter.

“Penggalian di titik kedua sudah dimulai sejak Kamis (12/9/2019) hingga Jumat (13/9/2019) sudah mencapai 87 meter. Saya berharap pengeboran segera rampung dan yang kedua ini lancar dan mengeluakan air sehingga dapat dimanfaatkan warga,” Katanya.

Syarif menuturkan selama sebulan terakhir ini, warga Krendowahono mengandalkan bantuan air bersih dari Pemkab Karanganyar dan sejumlah pihak seperti Polres Solo dan Solo Peduli saat musim kemarau. (*)

Penulis: Reza Dwi Wijayanti
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved