Berita Sukoharjo Terbaru

Satpol PP Sukoharjo Jaring 8 PGOT, Satu di Antaranya Perempuan

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukoharjo kembali merazia pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT),Selasa (17/9/2019).

Satpol PP Sukoharjo Jaring 8 PGOT, Satu di Antaranya Perempuan
TribunSolo.com/Agil Tri
Sejumlah PGOT yang diamankan di kantor Satpol PP Sukoharjo, Selasa (17/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukoharjo kembali merazia pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT), Selasa (17/9/2019).

Dalam razia PGOT ini, sedikitnya 8 orang yang diduga sebagai PGOT berhasil diamankan pihak Satpol PP Sukoharjo.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum dan Ketenteraman, Wardino yang mewakili Kepala Satpol PP Kabupaten Sukoharjo Heru Indarjo, mereka yang ditertibkan saat berkeliaran di beberapa area publik.

"Hari ini kami menggelar razia dari siang hingga sore hari, hasilnya terdapat delapan PGOT yang kita amankan," katanya.

Dari delapan PGOT yang diamankan, satu diantaranya adalah seorang perempuan.

Selanjutnya, mereka dibawa ke kantor Satpol PP untuk didata dan diberi peringatan.

Diduga Depresi, Seorang Kakek Asal Purwantoro Wonogiri Nekat Gantung Diri

Polisi yang Gelayutan di Kap Mobil Pilih Berdamai, Pengendara Mobilio Ternyata Idap Kanker Stadium 4

Demokrat: Jika Tak Puas dengan Revisi UU KPK, Bisa Ajukan Gugatan ke MK

"Kita berikan pembinaan dan membuat surat pernyataan, karena mereka pemain baru," imbuhnya.

Mereka yang diamankan terdiri dari 4 orang dari Kartasura, 2 Orang dari Yogyakarta, 1 orang dari Menuran Baki dan 1 orang dari Banyuwangi.

Dia menambahkan, penertiban PGOT ini bertujuan untuk upaya pencegahan preventif dan cipta kondisi.

"Kita juga mendapatkan laporan dari masyarakat yang merasa terganggung dengan keberadaan PGOT," imbuhnya.

Kegiatan penertiban kali ini menyasar di wilayah Kecamatan Kartasura, yakni sekitar Bangjo Ngasem sampai Gembongan.

Penertiban PGOT tersebut merupakan kegiatan rutin untuk menegakkan Perda No 3 Tahun 2014 Kabupaten Sukoharjo Tentang Ketertiban Umum.

(*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved