Terjawab Penyebab Ribuan Ikan Mati di Ambon, Bukan karena Gempa dan Tsunami

LIPI Ambon mengungkap penyebab kematian ribuan ekor ikan di sejumlah pantai di Pulau Ambon, dalam beberapa hari terakhir.

Terjawab Penyebab Ribuan Ikan Mati di Ambon, Bukan karena Gempa dan Tsunami
Foto Waty Thenu (KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY)
Ratusan ikan mendadak mati terdampar di pantai Desa Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Ambon, Minggu (15/9/2019). 

TRIBUNSOLO.COM - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ambon mengungkap penyebab kematian ribuan ekor ikan di sejumlah pantai di Pulau Ambon, dalam beberapa hari terakhir.

Dari penelitian yang dilakukan melalui uji sampel di laboratorium, ribuan ekor ikan yang ditemukan terdampar itu diduga kuat mati karena mengalami fenomena alam yang memengaruhi perubahan massa air.

“Dugaan kuat ribuan ikan ini mati akibat peredaran massa air, artinya ada upwelling,” kata Kepala LIPI Ambon Nugroho Dwi Hananto seusai memimpin rapat bersama instansi terkait lainnya di aula Kantor LIPI Ambon, Kamis (19/9/2019).

Sungai Kering, Puluhan Ribu Ikan Mina Padi Tahap Dua di Desa Geneng Mati

Upwelling merupakan sebuah fenomena di mana air laut yang lebih dingin dan memiliki massa lebih besar bergerak dari dasar laut ke permukaan, akibat pergerakan angin di atasnya.

Menurut Nugroho, akibat fenomena upwelling itu, memuncul anomali pada air laut yang diakibatkan adanya perubahan suhu yang sifatnya sesaat.

“Jadi ada anomali air akibat perubahan suhu yang sesaat begitu, yang bisa mencelakai ikan itu mati,” ujar Nugroho.

Tak terkait gempa dan tsunami.

Dia menyebutkan, dari hasil penelitian yang dilakukan LIPI, dapat disimpulkan bahwa kematian ribuan ekor ikan secara misterius itu tidak ada kaitannya dengan peristiwa gempa di bawah laut maupun tsunami.

“Tidak ada kaitannya dengan peristiwa gempa dan tsunami. Jadi tidak ada kaitannya sama sekali, itu sudah terkonfirmasi,” kata Nugroho.

Selain itu, dari hasil penelitian, tidak ada fakta ilmiah yang membuktikan bahwa ikan-ikan tersebut mati mendadak karena terdampak ledakan di bawah laut.  

Gempa di Tuban Terasa sampai Mataram, Warga Sempat Panik dan Berhamburan Keluar Rumah

Halaman
12
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved