Berita Karanganyar Terbaru

Dukung Swasembada Bawang Putih Nasional, Bank Indonesia Solo Dorong Produksi di Karanganyar

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo terus mendorong produksi dan ketersediaan pasokan bawang putih, program yang berjalan bersama Pemerintah.

Dukung Swasembada Bawang Putih Nasional, Bank Indonesia Solo Dorong Produksi di Karanganyar
DOK Bank Indonesia Solo
Dukung Swasembada Bawang Putih Nasional, Bank Indonesia Solo Dorong Produksi di Karanganyar 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo terus mendorong produksi dan ketersediaan pasokan bawang putih, program yang berjalan bersama Pemerintah.

Yakni dengan melaksanakan pengembangan bibit unggul dengan sistem penggandaan kromosom/double chromosome pada varietas Bawang Putih Tawangmangu Baru yang selanjutnya diberi nama Tawangmangu Super.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Dukuh Pancot, Kelurahan Kalisoro, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, tepatnya di Kelompok Taruna Tani “Tani Maju”, Jumat (20/9/2019).

Selain itu, diterapkan pula sistem seleksi mandiri pada aspek budidayanya untuk memberikan hasil yang optimal.

Bambang Pramono selaku Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Solo, mengatakan rogram ini dilaksanakan bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB).

"Pemerintah bersama Bank Indonesia memandang perlu untuk mendorong melalui pendampingan kepada petani bawang putih dalam rangka mendukung program pengendalian inflasi dan perbaikan current account deficit (CAD), serta upaya pencapaian target swasembada bawang putih nasional pada tahun 2021," ujarnya.

Wisata Kuliner di Solo - Ini Daftar Warung Pecel di Solo, Cocok untuk Sarapan saat Libur Akhir Pekan

Dapat diketahui bawang putih merupakan salah satu komoditas penyumbang terbesar inflasi nasional. Selain itu, bawang putih memberi kontribusi pada defisit transaksi berjalan atau CAD.

Tingkat konsumsi bawang putih nasional pada tahun 2018 mencapai 482.180 ton, sementara kemampuan produksinya sebesar 19.513 ton, sehingga kurang lebih 95 persen kebutuhan konsumsi bawang putih dipenuhi melalui impor.

"Mempertimbangkan hal tersebut, pendampingan juga perlu diarahkan untuk mendorong program inovasi peningkatan kualitas bawang putih dengan target “Bawang Putih Dimensi Impor, Rasa dan Kualitas Indonesia”," imbuhnya.

Pihaknya mengatakan uji coba bawang putih Tawangmangu Super oleh KPw BI Solo, saat ini sudah memasuki generasi ketiga (G3) dengan jumlah bibit yang ditanam sebanyak 63,5 kg bibit pada demplot dengan luasan 800 m2.

RKUHP: Peternak yang Biarkan Hewannya Injak-injak Kebun Bisa Kena Denda 10 Juta atau Dirampas Negara

Halaman
12
Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved