Permintaan Pasar Beras Hitam di Karanganyar Minim, Pemkab Upayakan Kirim ke Luar Daerah

Sedikitnya peminat beras hitam di kalangan masyarakat membuat harga beras hitam kian menurun.

Permintaan Pasar Beras Hitam di Karanganyar Minim, Pemkab Upayakan Kirim ke Luar Daerah
TRIBUNSOLO.COM/REZA DWI WIJAYANTI
Dukut Nyoto Pawiro (68), seorang petani yang masih bertahan menanam beras hitam di Karangpandan, Karanganyar. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Reza Dwi Wijayanti

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Sedikitnya peminat beras hitam di kalangan masyarakat membuat harga beras hitam kian menurun.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar, Supramnaryo pada Senin (23/9/2019).

"Peminat beras hitam sedikit karena beras hitam memiliki pasar khusus," jelasnya saat dihubungi TribunSolo.com.

Pasalnya yang membeli beras hitam hanya kalangan tertentu seperti penderita diabetes.

Meski minim peminat beras hitam, pemerintah Kabupaten Karanganyar tetap mengupayakan cara agar hasil beras hitam petani tetap terjual.

"Kami selalu membantu petani untuk mencarikan pasar potensial melalui sejumlah pameran di luar daerah," paparnya.

Tak hanya ditawarkan ke luar daerah, beras hitam juga ditawarkan ke luar negeri dan ekspor.

Harga Beras Hitam Tak Stabil, Jumlah Petani Beras Hitam di Karanganyar Menurun Drastis

"Mayoritas beras hitam di pasarkan di luar daerah dan ekspor," akunya.

Sebelumnya, jumlah petani beras hitam di wilayah Kabupaten Karanganyar mengalami penurunan drastis dari tahun ke tahun.

Halaman
12
Penulis: Reza Dwi Wijayanti
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved