Berita Solo Terbaru

Rakorwasdanas 2019 di Solo, Mendagri Tjahjo Kumolo: Efektifitas Pengawasan Internal Sangat Penting

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menekankan pentingnya efektifitas pengawasan internal dalam tata kelola pemerintahan.

Rakorwasdanas 2019 di Solo, Mendagri Tjahjo Kumolo: Efektifitas Pengawasan Internal Sangat Penting
TribunSolo.com/Adi Surya
Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Hadi Prabowo membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo dalam Rakorwasdanas 2019 di Sumaryo Grand Ballroom Hotel Sunan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menekankan pentingnya efektifitas pengawasan internal dalam tata kelola pemerintahan.

Hal tersebut ini tertuang dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri), Hadi Prabowo saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Secara Nasional (Rakorwasdanas) 2019.

Rapat tersebut diinisiasi oleh Kemendagri di Sumaryo Grand Ballroom Hotel Sunan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/9/2019).

Dalam sambutannya, Tjahjo Kumolo mengatakan, efektifitas pengawasan pemerintahan sangat diperlukan saat ini.

Menurut Tjahjo, sapaan akrabnya, efektifitas itu diperlukan untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, transparan, efektif, efisien, gesit, lincah, dan cekatan.

BREAKING NEWS : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Hadiri Rakorwasdanas 2019 di Solo

Empat Desa di Karanganyar Ikuti Program Desa Migran Produktif, Tujuan: Lindungi Pekerja Migran

"Tak lupa saya juga menggarisbawahi pentingnya semangat menghadirkan sumber daya manusia aparat pengawasan intern pemerintah (SDM APIP) yang unggul dan profesional dalam melaksanakan fungsinya," tutur Hadi Prabowo.

"Ditambah lagi, pencegahan korupsi harus menjadi prioritas kerja, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah (Pemda)," imbuh pria yang akrab disapa Hadi itu menekankan.

Dalam sambutannya, Tjahjo kemudian mengingatkan, semangat dan efektiftas pengawasan itu baru dapat terwujud apabila pemerintah pusat dan pemda saling bersinergi.

Pelaku Gendam di Yogya Tukar Harta Korban dengan Tisu, Akui Punya Batu Mustika Air Sakti 

"Pemerintah pusat dan pemda perlu memiliki tujuan, langkah, dan optimisme yang sama dalam menghadapi semua tantangan saat ini," tutur Hadi.

"Belum memadainya kuantitas dan kukitas SDM APIP secara nasional menjadi satu diantara sejumlah tantangan yang dihadapi," imbuhnya membeberkan.

Berdasar data hasil pemetaan Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, kebutuhan SDM APIP baru terisi 12.904 dari total 32.337 jabatan.

"Padahal, salah satu syarat untuk menjadikan organsisasi yang efektif,harus memiliki
SDM yang efektif sebagai fondasi utama," tutur Hadi.

(*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved