Berita Sukoharjo Terbaru

Soal Motor Dinas Baru di Kabupaten Sukoharjo, Gerindra Sukoharjo: Kinerja Juga Harus Meningkat

Kader Partai Gerindra DPC Sukoharjo, Eko Sapto berharap para Kepala Desa (Kades), Lurah, dan Camat bisa meningkatkan kinerjanya.

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Garudea Prabawati
TribunSolo.com/Agil Tri
Kader partai Gerindra DPC Sukoharjo, Eko Sapto 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kader Partai Gerindra DPC Sukoharjo, Eko Sapto berharap para Kepala Desa (Kades), Lurah, dan Camat bisa meningkatkan kinerjanya.

Hal ini seiring dengan diberikannya kendaraan dinas baru berupa satu unit motor Yamaha Nmax kepada masing-masing Kades, Lurah, dan Camat di Kabupaten Sukoharjo.

"Dengan adanya dukungan penunjang operasional, salah satunya kendaraan itu, wajib dimbangi dengan peningkatan kinerja dan kualitas pelayan publik," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (27/9/2019).

Hal ini mengingat keberadaan motor dinas itu diperuntukkan mendukung pelaksanaan tugas aparatur kepala desa dan camat.

Kemarin, Pemkab Sukoharjo memberikan 179 unit motor Yamaha Nmax sebagai kendaraan dinas baru untuk Kades, Lurah, dan Camat di Kabupaten Sukoharjo.

Warna Motor Identik dengan Partai Penguasa di Sukoharjo, Pemkab Ungkap Tidak Ada Makna Apa-apa

Pemkab mengalokasikan dana Rp 4,9 Milyar yang diambil dari APBD 2019 untuk pembelian kendaraan itu.

"Yang perlu dcatat adalah, motor dinas itu tidak diberikan, tetapi hanya sebagai kendaraan operasional."

"Sehingga apabila berakhir masa jabatannya, untuk Kades atau mutasi untuk camat otomatis dikembalikan dan digunakan aparatur yg menjabat selanjutnya," terangnya.

Kecewa Dandhy Dwi Laksono Ditangkap, Ernest Prakasa: Waktunya Lagi Kurang Tepat

Atta Halilintar Laporkan Balik Bebby Fey karena Merasa Nama Baiknya Tercemar

Pemilihan motor Nmax yang tergolong motor mewah bagi masyarakat Indonesia, menurut Sapto itu hal yang relatif.

"Melihat mewah atau tidak itu bisa relatif, dari sisi penganggaran lebih melihat pada fungsi, biaya perawatan, keawetan, dan kesesuaian dengan status tingkatan kepegawaian atau aparatur serta pemanfaatan motor yang lama," jelasnya.

Selain itu, daerah juga melihat dari sisi Kemampuan Keuangan Daerah.

"Untuk penganggarannya telah dibahas melalui mekanisne pengajuan melalui dokumen perencanaan," imbuh wakil ketua DPRD Sukoharjo itu.

Kemudian usulan ke eksekutif lalu dibahas dan dsetujui bersama Bupati dan DPRD Kabupaten Sukoharjo. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved