Berita Solo Terbaru

Pemkot Solo dan BBWS-BS Gelar Resik Resik Kali 2019: Bila Sungai Tidak Dikelola Bisa Jadi Bumerang 

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar Aksi Resik Resik Kali 2019 di Kali Pepe, Sabtu (28/9).

Pemkot Solo dan BBWS-BS Gelar Resik Resik Kali 2019: Bila Sungai Tidak Dikelola Bisa Jadi Bumerang 
TribunSolo.com/Adi Surya
Sejumlah peserta Aksi Resik Resik Kali 2019 membersihkan Kali Pepe, Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (28/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menggelar Aksi Resik Resik Kali 2019 di Kali Pepe, Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (28/9/2019).

Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan SDA Bengawa Solo, Sri Wahyu Kusumastuti mengatakan, aksi itu dilakukan dalam rangka Kongres Sampah 2019 dan Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GNKPA).

"Aksi sekaligus untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan sekitar sungai," tutur perempuan yang akrab disapa Sri itu.

"Kesadaran itu tidak hanya soal memiliki hak menggunakan air, tetapi juga tanggung jawab dan kewajiban menjaga kelestarian sungai," imbuhnya.

Viaduk Gilingan Solo Sering Banjir, BPBD Sebut Ada Oknum Sengaja Tutup Saluran Air Menuju Kali Pepe

Aksi Resik Resik Kali 2019 diikuti Komunitas Peduli Sungai, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, dan BPBD. 

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengapresiasi penyelenggaraan aksi Resik Resik Kali 2019.

"Aksi ini merupakan kesempatan baik untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat dalam mengurusi dan merawat sungai," tutur pria yang akrab disapa Rudy itu. 

"Jika mampu mengurusi dan merawat kali sama saja meninggikan harkat dan martabat bangsa Indonesia," imbuhnya.

Menikmati Semarak Imlek Malam Hari di Kali Pepe, Perahu Nelayan Didatangkan dari Waduk Cengklik

Perawatan sungai baik, lanjut Rudy, berdampak pada ketersediaan air yang melimpah bagi masyarakat Kota Solo. 

"Sungai merupakan bagian yang penting dalam kehidupan manusia, apabila tidak dirawat tentu dampaknya akan sangat besar, bisa saja menjadi bumerang bagi kita semua," tutur Rudy. 

"Sehingga, jangan sekali-kali memandang sebelah mata sungai, khususnya air, kita bergantung kepada itu," imbuhnya. 

(*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved