Nahas, Mbah Tijah 81 Tahun Ini Tewas Terpanggang saat Bakar Daun Bambu Kering di Pekarangan Anaknya

Kakek Tijah (81) warga Dusun Baok RT 1 RW 4 Desa Ujung-Ujung, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang tewas terpanggang di pekarangan anaknya.

Nahas, Mbah Tijah 81 Tahun Ini Tewas Terpanggang saat Bakar Daun Bambu Kering di Pekarangan Anaknya
Istimewa
Mbah Tijah (81), petani warga Dusun Baok RT 1 RW 4 Desa Ujung-Ujung Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang ditemukan terbakar. 

TRIBUNSOLO.COM - Tijah (81), warga Dusun Baok RT 1 RW 4 Desa Ujung-Ujung, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang ditemukan tewas terpanggang di pekarangan saat daun bambu kering.

Nahas kematian petani itu berada di tanah pekarangan milik Suparji, anak kandungnya yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

Korban ditemukan terbakar di pekarangan tersebut pada Minggu (29/9/2019) sekitar pukul 11.00 WIB.

Disampaikan oleh Kasubbag Humas Polres Semarang, Iptu Budi Supraptono, Pulung Widodo, sekitar pukul 09.00 WIB, korban pulang dari pekarangan ke rumah untuk makan.

Selesai makan, korban kembali ke pekarangan rumah untuk membakar lahan kebun miliknya yang dipenuhi daun bambu kering.

"Api yang awalnya bertujuan untuk membakar daun bambu kering ternyata cepat merembet dan membuat api semakin membesar dan menutup seluruh akses keluar-masuk pekarangan," ungkap Budi.

Diduga Depresi, Seorang Kakek Asal Purwantoro Wonogiri Nekat Gantung Diri

Kebakaran tersebut diketahui oleh Pulung Widodo dan selang beberapa saat setelah kebakaran tersebut, Basir, tetangga korban menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia sesaat setelah api padam.

Setelah itu warga segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Pabelan.

Sat Reskrim Polsek Pabelan bersama Sat Reskrim Polres Semarang melakukan penanganan terhadap kejadian penemuan mayat terbakar di tanah pekarangan tersebut.

Tim melakukan olah Tembah Kejadian Perkara (TKP) dan membuat sketsa TKP, melakukan pemeriksaan saksi-saksi, dan melakukan pemeriksaan medis.

Dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan pada fisik korban, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan.

Kakek Hampir 70 Tahun di Aceh Ini Nekat Edarkan Ganja, Tak Miliki Pekerjaan Tetap Alias Serabutan

"Dari pihak keluarga korban, atas nama Rohzi usia 52 tahun menyatakan menerima kepergian Mbah Tijah di lahan miliki Suparji, disaksikan oleh empat saksi dan ditanda-tangani oleh kepala desa setempat," tambah Budi.

Budi pun berpesan pada masyarakat yang hendak membersihkan lingkungan rumahnya agar tidak dengan cara membakar sampah atau daun kering karena akan membahayakan diri sendiri dan lingkungan.

Lebih baik warga menguburkan sampah dan daun keringnya agar lebih aman dari ancaman kebakaran. (TribunJateng.com/amanda rizqyana)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Innalillahi, Mbah Tijah Warga Semarang Ditemukan Tewas dalam Kondisi Terbakar di Pekarangan Anaknya, https://jateng.tribunnews.com/2019/09/29/innalillahi-mbah-tijah-warga-semarang-ditemukan-tewas-dalam-kondisi-terbakar-di-pekarangan-anaknya.

Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved