Selain Yasonna Laoly, Dua Menteri Kabinet Jokowi-JK Ini Juga Mundur dari Jabatannya

Ada tiga menteri Kabinet Jokowi-JK yang mundur dari Kabinet Kerja sebelum Oktober 2019.

(ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/9/2019). Rapat kerja membahas pengambilan keputusan tingkat satu mengenai RUU Pemasyarakatan yang direvisi dari UU Nomor 12 Tahun 1995. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/ama 

TRIBUNSOLO.COM - Pelantikan kabinet baru pada periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo akan dilaksanakan setelah pelantikan presiden dan wakilnya pada 20 Oktober 2019.

Namun, ada tiga menteri yang mundur dari Kabinet Kerja sebelum Oktober 2019.

Mereka adalah Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Sebagai gantinya, presiden telah menunjuk tiga pelaksana tugas untuk mengisi posisi pucuk kementerian yang kosong.

Berikut tiga nama menteri Jokowi yang mundur dari jabatannya seperti dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com:

1. Imam Nahrawi

Imam Nahrawi mengundurkan diri dari kabinet setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Imam Nahrawi bertemu Presiden Joko Widodo pada 19 September 2019 untuk menyerahkan surat pengunduran diri. 

Ia pun menggelar sesi khusus untuk berpamitan dengan pegawai Kemenpora, di hari yang sama.

"Sejak sore hari ini saya izin pamit dari Kemenpora," ujar Imam dalam konferensi pers di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Hijrah ke Senayan, Yasonna Laoly Siap Bertugas di Komisi Mana Saja

Imam berpamiran untuk fokus menghadapi kasus hukum yang menjeratnya.

Ia berharap, semua pejabat di Kemenpora tetap menjalankan tugasnya dengan baik sehingga bisa menyukseskan agenda olahraga nasional dan internasional.

"Setelah ini saya hadapi tugas baru dan semoga tugas baru bisa dilaksanakan dengan baik."

"Kepada rakyat Indonesia dengan sepenuh hati terima kasih, kepada wartawan, terima kasih. Izinkan saya berjuang menghadapi kenyataan ini," kata Imam.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved