Berita Solo Terbaru

Cerita Keluarga Asal Solo Raya yang Ketakutan saat Kerusuhan Wamena, Dibantu ACT Solo Pulang ke Solo

Kisah haru datang dari para warga asal Solo Raya yang terpaksa pulang ke kampung halaman, dari Wamena Papua, usai gemparnya kerusuhan yang ada.

Cerita Keluarga Asal Solo Raya yang Ketakutan saat Kerusuhan Wamena, Dibantu ACT Solo Pulang ke Solo
DOK ACT Solo
Warga Solo yang tinggal di Wamena, berhasil pulang Solo atas bantuan ACT Malang dan Solo, Kamis (3/10/2019) 

TRIBUNSOLO.COM - Kisah haru datang dari para warga asal Solo Raya yang terpaksa pulang ke kampung halaman, dari Wamena Papua, usai gemparnya kerusuhan yang ada.

Sukiman salah satu pengungsi Wamena merupakan warga asli Desa Gempol, Kecamatanan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar memberikan kesaksian bahwa tragedi kerusuhan di Wamena sangat berbahaya bagi keluarganya.

Terlebih ia merupakan pendatang dari Jawa.

“Kerusuhan itu membuat panik , apalagi saya mempunyai seorang cucu yang masih kecil," katanya kepada awak media, Kamis (3/10/2019).

Dia mengatakan, rumah-rumah warga juga diserang oleh sekolompok anak-anak muda dan masyarakat dengan dilempari batu.

"Akhirnya, saya dan keluarga ikut mendaftarkan diri di penampungan dan pendataan oleh Auri untuk pemberangkatan kepulangan ke Jawa,” tutur sakiman.

Ia juga menambahkan bahwa keinginan untuk berpulang ke Jawa adalah demi keselamatan hidup keluarganya meskipun harta benda yang dipunyai ditinggal disana.

Warga Solo yang tinggal di Wamena, berhasil pulang Solo atas bantuan ACT Malang dan Solo, Kamis (3/10/2019)
Warga Solo yang tinggal di Wamena, berhasil pulang Solo atas bantuan ACT Malang dan Solo, Kamis (3/10/2019) (DOK ACT Solo)

Dan pada akhirnya, dirinya dan keluarganya dapat pulang ke kampung halaman, berkat bantuan ACT Malang dan ACT Solo.

Septi Endrasmoro selaku Kepala Cabang ACT Solo mengatakan pada Kamis (03/10/2019) dini hari tadi tepat pukul 00.05 WIB, Aksi Cepat Tanggap ( ACT ) Solo menerima kedatangan pengsungsi asal Wamena, Jayawijaya, Papua.

Awal mula ACT Solo menerima kedatangan tersebut yaitu adanya informasi dan koordinasi dengan Tim ACT Malang bahwa kedatangan ratusan pengungsi korban kerusuhan yang berada di Lanud Abdul Rahman Saleh, Malang pukul 14.50 WIB yang selanjutnya pengungsi dibawa ke Bakorwil malang untuk disiapkan pengantaran ke daerah masing – masing.

Duet Mantan Kapolres Sukoharjo yang Kini Pimpin Polresta Solo, Siap Jaga Kampung Halaman Jokowi

Tes Kepribadian: Sarung Tinju atau Otot Lengan? Jawabanmu Bisa Ungkap Seperti Apa Energimu

Wakapolresta Solo yang Baru Siap Pimpin Satgas Mafia Pangan & Saber Pungli di Kota Kelahiran Jokowi

Ada sejumlah tujuh orang merupakan warga asli Solo.

Hal ini peranan ACT Malang adalah mengkoordinir pengungsi asal daerah Solo untuk diantarkan ke kantor ACT Cabang Solo untuk sejenak istirahat, setelah itu mereka berpulang kerumah keluarga

Dirinya juga mengatakan bahwa bantuan untuk kepulangan para penyintas Wamena adalah bagian ikhtiar kita ikut berkontribusi dalam membantu saudara kita yang menjadi korban kerusuhan.

“Upaya kebaikan terus dilakukan ACT dalam membantu korban konflik kerusuhan, ACT berencana membantu memulihkan keadaan ekonomi para pengungsi yang kembali ke tempat asalnya setelah meninggalkan Papua akibat kerusuhan Wamena, yang terjadi baru-baru ini," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved