APTISI Gelar PEKERTI di Solo: Dosen Harus Bisa Terapkan Metode yang Menarik bagi Mahasiswa

Prof Dwi Yuwono Puji (DYP) Sugiharto mengatakan dosen tak hanya membagikan ilmu tetapi mengajak mahasiswa belajar dengan metode yang menarik

APTISI Gelar PEKERTI di Solo: Dosen Harus Bisa Terapkan Metode yang Menarik bagi Mahasiswa
TribunSolo.com/Agil Tri
Asosiasi Perguruan tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Komisariat II Surakarta menggelar Program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) di Sahid Jaya Hotel Solo, Jumat (4/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SURAKARTA - Koordinator Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah, Prof Dwi Yuwono Puji (DYP) Sugiharto mengatakan di era saat ini para dosen atau pengajar dituntut memiliki integritas dan kompetensi dalam menyampaikan ilmu pada mahasiswa.

Dosen tak hanya mentransfer ilmu, tetapi bisa menerapkan metode-metode pembelajaran yang lebih menarik bagi mahasiswa.

Demikian disampaikan Prof DYP Sugiharto saat menjadi pembicara pada Program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) yang digelar Asosiasi Perguruan tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Komisariat II Surakarta di Solo, Jumat (4/10/2019).

Viral, Dosen Tersenyum Saat Wisudawan Berjoget di Depannya Ala Lagu Entah Apa yang Merasukimu

Daftar 33 Perusahaan yang Buka Lowongan Selama Job Fair XX di UNS Solo, Berikut Ini Daftarnya

Menurut Prof DYP Sugiharto, PEKERTI menjadi penting dalam pengembangan profesionalisme dosen karena kurikulum yang ditetapkan oleh DIKTI sejalan dengan amanat UU No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. 

"Kalau sekedar ilmu, bisa dipelajari sendiri oleh mahasiswa, namun harus dilengkapi dengan metode pembelajaran yang menarik mahasiswa," jelas Prof DYP Sugiharto

Dicontohkan Prof DYP, ada sejumlah kasus mahasiswa tidak menyelesaikan studinya atau mengalami kesulitan dalam pengerjaan skripsi karena terkendala hubungan dan komunikasi dengan dosen. 

Hal tersebut yang ingin dipecahkan melalui program PEKERTI tersebut

Program PEKERTI-AA merupakan program pelatihan yang dirancang Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) untuk peningkatan kompetensi pedagogik bagi para dosen.  

Menurut Ketua Panitia, R Taufiq, program PEKERTI untuk dosen muda dan program Applied Approach (AA) untuk dosen senior merupakan dua buah program pelatihan berkelanjutan.

"Kami (APTISI) ikut bertanggungjawab untuk meningkatkan kualitas dosen dalam berkompetisi di dunia global," katanya saat ditemui Jumat (4/10/2019).

Program kali ini diikuti 58 dosen dari 10 perguruan tinggi yang ada di Jateng, DIY dan Jabar selama 5 hari, Senin (30/9/2019) hingga Jumat (4/10/2019) di Sahid Jaya Hotel Solo.  

Meskipun tidak wajib namun program PEKERTI ini bisa menambah nilai dalam memangku jabatan fungsional, terutama dalam peningkatan keterampilan pedagogis kredit dosen. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: ytz
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved