Berita Solo Terbaru

Ramai Soal Ada Polwan Terpapar Radikalisme, Polresta Solo Lakukan Antisipasi Khusus

Ramai Soal Ada Polwan Terpapar Ajaran Radikalisme, Polresta Solo Lakukan Antisipasi Khusus

Ramai Soal Ada Polwan Terpapar Radikalisme, Polresta Solo Lakukan Antisipasi Khusus
TribunSolo.com/Adi Surya
Kapolresta Solo, AKBP Andy Rifai di Mapolresta Solo, Jalan Adi Sucipto, Selasa (1/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Peristiwa ditangkapnya Polwan berinisial NOS yang terpapar radikalisme, disikapi serius oleh Polresta Solo.

Kapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, mengatakan, pihaknya ikut mewaspadai adanya anggota kepolisian yang terpapar isu radikalisme.

Polwan Diduga Terpapar Paham Radikalisme ISIS, Anggota Polda Maluku Utara dan Ditangkap di Solo

Bukan di Solo, Polwan yang Diduga Terpapar Paham ISIS Ternyata Ditangkap di Bantul Yogyakarta

Walaupun ia menegaskan Polwan NOS tidak menerima radikalisme di Solo, namun hal ini tetap menjadi alert bagi Polresta Solo.

"Kami tetap antisipasi dan lakukan pengawasan," papar AKBP Andy Rifai pada Jumat (4/10/2019).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Densus mengamankan seorang Polwan dari Polda Maluku Utara berinisial NOS.

Polwan berpangkat Bripda itu diduga terpapar paham radikalisme ISIS di Bantul, Yogyakarta.

Informasi yang didapat TribunSolo.com, ajaran radikalisme ini diduga terjadi lantaran Polwan NOS bertemu orang yang salah, ketika ia ingin memperdalam ajaran agama.

Sebelumnya, diberitakan bila NOS menerima ajaran radikalisme ini di Solo.

Tapi, Kapolresta Solo AKBP Andy Rifai meluruskan hal tersebut.

Halaman
123
Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved