Kebakaran di Hutan Kawah Putih Ciwidey, BNPB akan Gunakan Bom Air untuk Padamkan Api

Api di kawasan Kawah Putih, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mulai padam.

Kebakaran di Hutan Kawah Putih Ciwidey, BNPB akan Gunakan Bom Air untuk Padamkan Api
Kompas.com/Polsek Ciwidey
Asap hasil kebakaran hutan di Kawah Putih Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengepul di antara pepohonan sekitar. 

TRIBUNSOLO.COM - Api di kawasan Kawah Putih, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mulai padam.

Namun, masih ada kekhawatiran api akan muncul kembali dan membakar kawasan hutan dan lahan.

Untuk memastikan api benar-benar padam, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bahkan berencana menggunakan water bombing atau bom air untuk memadamkam kebakaran di kawasan wisata tersebut.

Namun, rencana itu belum dipastikan apakah akan dilakukan atau tidak.

Rencananya, sore ini akan ada rapat mengenai hal itu.

"Sore ini akan rapat di Lanud Husen untuk rencana tersebut," kata Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan, melalui pesan singkat, Rabu (9/10/2019), dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal Pasca-erupsi, Turis dan Pendaki Dilarang Mendekati Kawah

Berdasarkan pantauan petugas di sekitar kawah putih (Sunan Ibu dan Sunan Rama), sejak Selasa malam, sekitar pukul 22.00 WIB, api terlihat sudah mulai padam.

Saat ini, personel gabungan sedang melakukan pendinginan dengan menggunakan alat sprayer air dan pemadam kebakaran.

Sementara, tiga tim lainnya melakukan patroli untuk melihat kondisi hutan di sekitar Kawah Putih.

"Jumlah personel hari ini yang terlibat dalam penanganan karhutla sekitar 285 personel gabungan TNI, Polri, pemda, pecinta alam dan masyarakat," kata Indra.

Selain melakukan patroli jalan kaki, petugas juga menyiapkan drone untuk mengamati lingkungan sekitar. (Kompas.com/Agie Permadi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BNPB Berencana Gunakan Bom Air untuk Pemadaman di Kawah Putih"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved