Dua Jurnalis yang Diduga Jadi Korban Kekerasan Oknum Polisi saat Liputan Melapor ke Polri

Dua jurnalis yang diduga menjadi korban kekerasan oknum polisi saat meliput aksi demonstrasi mahasiswa melapor ke Mabes Polri.

Dua Jurnalis yang Diduga Jadi Korban Kekerasan Oknum Polisi saat Liputan Melapor ke Polri
(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)
Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas kembali menggelar aksi unjuk rasa menolak pengesahan revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Mereka memenuhi halaman depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/9/2019) sekitar pukul 14.00 WIB. Secara bergantian, perwakilan mahasiswa Unindra, UI, UPN, Trisakti, ITB, Paramidana dan Moestopo memberikan orasi. Mereka mengkritik sikap DPR dan pemerintah yang akan mengesahkan rancangan undang-undang yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan masyarakat. 

TRIBUNSOLO.COM - Dua jurnalis yang diduga menjadi korban kekerasan oknum polisi saat meliput aksi demonstrasi mahasiswa melapor ke Divisi Profesi dan Pengamanan di Mabes Polri.

Aduan tersebut dilakukan setelah laporan keduanya ditolak Bareskrim Polri pada Rabu (9/10/2019).

Dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com, polisi mengarahkan keduanya untuk melapor kasus yang dialami ke Propam dan mengirimkan surat kepada kepala Bareskrim.

Polisi diarahkan ke Propam Adapun kedua jurnalis itu adalah Haris Prabowo dari Tirto.id dan Vany Fitria dari Narasi TV.

Laporan Haris ke Propam diterima melalui surat dengan nomor SPSP2/2550/X/2019/BAGYANDUAN pada Rabu (9/10/2019) pukul 16.40 WIB.

Perihal yang ditulis dalam laporan tersebut adalah pengaduan atas dugaan pelanggaran Pasal 18 Ayat 1 UU Pers yang dilakukan oleh oknum kepolisian.

Jurnalis Indonesia yang Tertembak Peluru Karet di Hong Kong Bisa Alami Kebutaan

Sementara laporan Vany diterima melalui surat dengan nomor SPSP2/2551/X/2019/BAGYANDUAN pada waktu, jam, serta perihal yang sama.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Asep Adi Saputra mengatakan, keduanya diarahkan ke Propam karena persangkaannya langsung kepada individu oknum polisi.

"Mungkin persangkaannya langsung ke personel dilaporkannya, karena personel aktif kan Propam yang menanganinya," ujar dia.

Diketahui, Haris dan Vany mengalami kekerasan saat meliput aksi demonstrasi mahasiswa pada 25 September dan 30 September 2019 lalu.

Pelaku kekerasan tersebut diduga merupakan oknum aparat kepolisian. (Kompas.com/Deti Mega Purnamasari)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Jurnalis Korban Kekerasan Oknum Polisi Lapor ke Propam Polri"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved