Fakta-fakta Film Joker Tak Pantas Ditonton Anak di Bawah Umur Menurut Psikolog

Kisah kelam Joker, si badut jahat dari Kota Gotham, berhasil menarik perhatian masyarakat dunia, termasuk Indonesia.

Fakta-fakta Film Joker Tak Pantas Ditonton Anak di Bawah Umur Menurut Psikolog
(TMZ)
Aktor Joaquin Phoenix saat menjalani salah satu adegan film Joker di subway. 

TRIBUNSOLO.COM - Kisah kelam Joker, si badut jahat dari Kota Gotham, berhasil menarik perhatian masyarakat dunia, termasuk Indonesia.

Berbagai portal media sosial dipenuhi perbincangan tentang Joker.

Salah satu yang hangat dibahas adalah pro kontra banyaknya anak di bawah umur yang ikut menonton Joker.

Rating R dan 17+ yang terpampang pada poster film pun tak lagi diindahkan.

Padahal, rating R dan 17+ sendiri artinya film tersebut tak boleh ditonton anak di bawah umur.

Bukan film untuk anak

Di Amerika, film Joker diberi rating R.

Sementara di Indonesia, situs resmi Lembaga Sensor Film (LSF) mengklasifikasikan Joker sebagai film 17+.

Untuk informasi, rating R (Restricted) artinya terbatas.

Anak-anak di bawah usia 17 tahun yang menonton film rating R harus didampingi orangtua atau orang dewasa.

Kata Psikolog soal Ungkapan Joker Orang Jahat adalah Orang Baik yang Tersakiti

Halaman
1234
Tags
Joker
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved