Berita Karanganyar Terbaru

Viral Video Detik-detik Puting Beliung di Tawangmangu Karanganyar, Akibatkan Seng Terbang ke Langit

Warganet dihebohkanvideo viral berdurasi 1,26 menit yang merekam detik-detik kejadian puting beliung karena terjadi tidak seperti biasanya.

Viral Video Detik-detik Puting Beliung di Tawangmangu Karanganyar, Akibatkan Seng Terbang ke Langit
Istimewa Kecamatan Tawangmangu
Salah satu rumah warga yang rusak setelah diterjang puting beliung di Tawangmangu, Karanganyar, Jumat (11/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah & Reza Dwi

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Warganet dihebohkan dengan video viral berdurasi 1,26 menit yang merekam detik-detik kejadian puting beliung karena terjadi tidak seperti biasanya, Jumat (11/10/2019).

Kejadian tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar atau di kaki Gunung Lawu.

Kenapa angin yang muncul tidak biasa, karena membuat atap seng rumah milik sejumlah warga dilepas paksa dari pakunya sehingga berterbangan ke atas langit setinggi puluhan meter.

Bakan saking terlempar terlalu jauh, seng milik warga tidak tahu rimbanya hingga ratusan meter jauhnya seakan terbawa awan.

Video tersebut diunggah Dahono Krido di grup media sosial Facebook @Info Cegatan Solo dan Sekitarnya Facebook Info Cegatan Solo pada pukul 12.15 WIB.

"Melaporkan posisi puncak tawangmangu,angin kencang,seng berterbangan
Bagai mana kondisi kota** kalian?..," tulisnya dalam caption video tersebut.

Seng milik warga yang berterbangan.
Seng milik warga yang berterbangan. (Tangkapan layar)

Saat dikonfirmasi Camat Tawangmangu Rusdiyanto membenarkan kabar dari video viral yang merekam detik-detik puting beliung menghampiri wilayahnya.

"Benar, kejadian puting beliung pukul 06.00 WIB (hari ini)," aku dia kepada TribunSolo.com.

Dia menerangkan, jika angin tersebut muncul tiba-tiba dan sangat kencang sehingga mengakibatkan seng yang terpaku kuat di atap kemudian lepas dan berterbangan ke langit.

"Angin di lingkungan Pancot/Kalisoro Blumbang sangat kencang," ungkapnya.

Bahkan dia menyebut, di kawasan Beji RT 01 RW 08, Kecamatan Tawangmangu justru mengakibatkan bangunan dinding rumah roboh menimpa perabot milik Sukadi (54).

"Tapi tidak ada korban, hanya meteriil Rp 15 juta," paparnya. (*)

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved