Berita Solo Terbaru

Pengamat: Pembentukan Provinsi Surakarta Bisa Bikin Pemprov Jateng Ketar-Ketir

Usulan Provinsi Surakarta, kata pengamat, akan membebani anggaran negara karena harus membiayai pemenuhan kebutuhan perangkat provinsi.

Pengamat: Pembentukan Provinsi Surakarta Bisa Bikin Pemprov Jateng Ketar-Ketir
TRIBUNSOLO.COM/ADI SURYA
Suasana di sekitar Pasar Klewer Solo, Jawa Tengah, Sabtu (12/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Usulan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, soal pembentukan Provinsi Surakarta bisa membuat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) ketar-ketir pada sektor ekonomi.

"Iya jelas, Provinsi Jateng pasti tidak setuju," terang pengamat ekonomi Univeristas Sebelas Maret (UNS) Solo, Lukman Hakim kepada TribunSolo.com, Sabtu (12/10/2019).

"Secara ekonomi, jika itu terjadi, akan memperlemah Jawa Tengah, karena Soloraya adalah backbone ekonominya Jawa Tengah," imbuhnya membeberkan.

Lukman, sapaan akrabnya, menuturkan, Soloraya berisi pusat perdagangan dan industri tekstil yang berperan penting dalam pemasukan pendapatan asli daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov).

"Soloraya itu pusat perdagangan Jawa Tengah bagian selatan, seperti di Pasar Klewer, PGS, dan lain-lain," tutur Lukman.

Dua Hal Negatif ini Akan Terjadi Bila Provinsi Surakarta Jadi Dibentuk, Provinsi Jateng Ketar-ketir

"Selain itu juga pusat industri tekstil seperti Duniatex, Sritex, dan lain-lain," imbuhnya membeberkan.

Usulan Provinsi Surakarta, lanjut Lukman, akan membebani anggaran negara karena harus membiayai pemenuhan kebutuhan perangkat provinsi.

"Ya, setiap pemekaran kan pasti akan ada tambah cost pemerintah pusat, terutama harus ada gubernur dan perangkatnya," kata Lukman.

"Secara pendapatan belum tentu akan meningkat, tapi secara biaya pasti akan bertambah," tambahnya.

Lukman menyarankan usulan tersebut dikaji mendalam terlebih dahulu.

"Makanya harus dilihat dulu alasan pengusulan ini apa," ucap Lukman. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved