Sebelum Menggunakan Kontrasepsi Spiral, Kenali Dulu Kelebihan dan Kekurangannya

Kontrasepsi menggunakan intrauterine devices (IUD) yang populer sebagai KB spiral termasuk metode yang sangat efektif mencegah kehamilan.

Sebelum Menggunakan Kontrasepsi Spiral, Kenali Dulu Kelebihan dan Kekurangannya
(Thinkstockphotos)
Ilustrasi kontrasepsi IUD atau KB Spiral. 

TRIBUNSOLO.COM - Kontrasepsi menggunakan intrauterine devices (IUD) yang populer sebagai KB spiral termasuk metode yang sangat efektif mencegah kehamilan.

Walau begitu, banyak ibu yang masih ragu menggunakan metode KB ini.

Ada dua jenis format IUD, yaitu hormonal dan non-hormonal yang terbuat dari tembaga yang bisa dipakai oleh setiap perempuan.

Kedua jenisnya memiliki efektivitas yang sama dalam mencegah kehamilan, yaitu mencapai 99 persen.

Ini 5 Alasan Mengapa Liburan Bagus untuk Kesehatan Mentalmu

Salah satu yang menjadi kecemasan ibu yang ingin mencoba kontrasepsi ini adalah rasa nyeri ketika IUD dimasukkan ke rahim.

Padahal, rasa nyerinya masih tergolong ringan, walau agak terasa tidak nyaman.

“Sebagian perempuan merasakan nyeri ringan sampai skala sedang, mirip dengan kram saat haid selama 30 detik ketika dokter memasukkan IUD,” kata dokter obgyn M.Kathleen Borchardt.

Untuk mengurangi kecemasan, kita bisa bertanya pada dokter atau bidan mengenai tahapan prosedur pemasangan.

Mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti parasetamol atau ibuprofen, sebelum proses pemasangan IUD, juga dapat membantu.

“Sebagai dokter kami tidak ingin para wanita tak mau memakai IUD hanya karena takut.

Halaman
12
Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved