Berita Sukoharjo Terbaru

Bawaslu Sukoharjo Siapkan 6 Desa Jadi Wilayah Anti Politik Uang saat Pilkada 2020

Jelang Pilkada 2020, Bawaslu Kabupaten Sukoharjo akan membentuk desa Anti Politik Uang (APU).

Bawaslu Sukoharjo Siapkan 6 Desa Jadi Wilayah Anti Politik Uang saat Pilkada 2020
TribunSolo.com/Agil Tri
Acara forum group discussion (FGD) soal anti politik uang di kantor Bawaslu Sukoharjo, Senin (14/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Jelang Pilkada 2020, Bawaslu Kabupaten Sukoharjo akan membentuk desa Anti Politik Uang (APU).

Untuk merealisasikan hal itu, Bawaslu sudah mengundang perangkat desa, tokoh pemuda, tokoh masyarakat untuk koordinasi rencana pencanangan nanti.

Ketua Bawaslu Sukoharjo, Bambang Muryanto mengatakan, Bawaslu telah menyiapkan enam desa yang akan menjadi motor penggerak desa APU.

"Ada enam desa, Desa Ngrombo (Baki), Desa Tegalsari (Weru) dan Desa Gonilan (Kartasura) untuk desa anti politik uang," katanya usai fokus group discussion (FGD) di Kantor Bawaslu Sukoharjo, Senin (14/10/2019).

"Sedang desa pengawas, yakni Desa Polokarto (Polokarto), Krajan (Gatak) dan Kunden (Bulu)," katanya menekankan.

Rencananya, enam desa itu akan mulai di-launching pada akhir Oktober ini.

Bambang menambahkan program tersebut sudah berjalan, seperti melakukan diskusi rutin terkait dengan politik bersama eleman masyarakat.

Bawaslu Sukoharjo Gandeng PMII Sukoharjo untuk Awasi Pilkada 2020

Pilkada Sukoharjo 2020, Anggaran Bawaslu Sukoharjo Kembali Dipangkas Jadi Rp 7,5 Miliar

Serta mendirikan rumah baca untuk literasi yang juga sering dipakai buat diskusi.

Namun Bawaslu Sukoharjo ingin menjadikan kegiatan tersebut sebagai pemicu bagi desa-desa yang lain, utamanya jelang Pilkada 2020.

Halaman
12
Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved