Kekeringan Parah Melanda Bantul, Ratusan KK Manfaatkan Sebuah Sumur Kecil di Ladang

Suasana Dusun Kedungwalikukun, desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Bantul, Yogyakarta, tenang, karena berada kawasan perbukitan di sisi timur.

Kekeringan Parah Melanda Bantul, Ratusan KK Manfaatkan Sebuah Sumur Kecil di Ladang
(KOMPAS.com/MARKUS YUWONO)
Warga Mengambil Air dari Sumur di Ladang Dusun Kedungwalikukun, Desa Sitimulyo Piyungan, Bantul Selasa (15/10/2019) 

TRIBUNSOLO.COM -  Suasana Dusun Kedungwalikukun, desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Bantul, Yogyakarta, tenang, karena berada kawasan perbukitan di sisi timur yang berbatasan langsung dengan kabupaten Gunungkidul.

Tanah mengering dan gersang menjadi bagian tak terpisahkan disetiap jengkal tanahnya. 

Tak banyak sumber air menyebabkan wilayah yang berbatasan dengan desa Srimulyo, Kecamatan Piyungan ini setiap tahunnya mengalami kekeringan.

Selain membeli dari penjual air swasta yang biasa masuk, warga juga mengandalkan sumber air yang mulai menipis airnya.

Kekeringan Parah Hantam Desa di Boyolali ini, Miris, Warga Sampai Harus Jual Sapi Demi Beli Air

Sebagian sumber diisi air oleh relawan atau donatur yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. 

Sebuah sumur

Salah satunya sumber air tepat diperbatasan Desa Sitimulyo dan Srimulyo.

Di sana ada sebuah sumur tua tepat di pinggir ladang yang sudah beberapa bulan tidak diolah oleh pemiliknya.

Di sela pepohonan yang meranggas, sejumlah warga setiap hari mengambil air bersih dari sumur tersebut.

" Sumur ini digunakan ratusan kepala keluarga di dua dusun yakni Kaligatuk (Desa Srimulyo) dan Dusun Kedungwalikukun (Desa Sitimulyo)," Kata Anggota Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) desa Sitimulyo, Suko AB saat ditemui Selasa (15/10/2019) petang.

Menurut dia, sumur milik warga ini sumbernya masih keluar air, namun tinggal sedikit.

Halaman
123
Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved