PKS: Pak Jokowi Cukup Puyeng Pikirkan Porsi Kementerian untuk Koalisinya

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid (HNW), menyebut Presiden Jokowi sedang puyeng memikirkan porsi menteri.

PKS: Pak Jokowi Cukup Puyeng Pikirkan Porsi Kementerian untuk Koalisinya
TribunSolo.com/Efrem Limsan Siregar
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid saat diwawancarai awak wartawan di sela-sela sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara di Lapangan Desa Suruh, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (5/5/2018) 

TRIBUNSOLO.COM - Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid (HNW), menyebut Presiden Jokowi sedang puyeng memikirkan porsi menteri.

Ini karena jumlah partai koalisi yang banyak serta rencana bergabungnya partai lain, seperti Demokrat maupun Gerindra.

Terlebih ketua umum Demokrat dan Gerindra sudah diundang Jokowi ke Istana pada minggu lalu.

"Pak Jokowi saya kira hari-hari ini cukup puyeng memikirkan porsi kementerian untuk seluruh partai pendukungnya. Kan partai pendukung beliau tidak sedikit," ujar Hidayat Nur Wahid, Rabu (16/10/2019) di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta.

Dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com, Hidayat Nur Wahid menuturkan Jokowi sempat mengungkap soal komposisi kabinet dengan porsi 45 dan 55 persen bagi kalangan politisi dan profesional.

SBY, Prabowo Subianto, Zulkifli Hasan Merapat ke Jokowi, Bagaimana Nasib PKS?

"Padahal kan partai pendukung dia aja lebih dari 6. Pasti tidak mudah membagi itu,"imbuhnya.

Sehingga Hidayat merasa baiknya ‎Jokowi memberikan jatah menteri terlebih dahulu kepada partai koalisi yang mendukungnya saat Pilpres 2019.

Terlebih partai koalisi telah mengajukan beberapa nama kandidat menteri kepada mantan Wali Kota Solo itu.

"Silakan berikan itu kepada pendukung Pak Jokowi," ujarnya. (Tribunnews.com/Theresia Felisiani)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "PKS Sebut Jokowi Puyeng Pikirkan Posisi Menteri"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved