Breaking News:

Sadis, Balita di Semarang Tewas Dianiaya Pacar Ibunya Lantaran Bayi Sering Rewel

Aparat kepolisian Polres Semarang berhasil mengungkap kasus kematian FSS bocah tiga tahun yang mengalami luka disekujur tubuhnya.

(Kompas.com/ERICSSEN)
Ilustrasi penganiayaan 

Setelah dimandikan, pundak korban dipegang tapi kepalanya ditarik ke belakang.

Namun, perbuatan keji tersangka tidak berhenti meski korban sudah lemas.

Saat akan dipakaikan baju, korban yang sudah lemas masih dipukul menggunakan sisir di bagian kaki.

2. Setelah dianiaya korban kejang-kejang
 

Ilustrasi penganiayaan
Ilustrasi penganiayaan ((Shutterstock))

Setelah memandikan korban, sambungnya, sekitar pukul 15.30 WIB korban dibangunkan tersangka untuk diajak menjemput Dewi, ibunya.

Korban yang sudah tidak bisa bangun karena telah dianiaya tersangka tetap dibopong dan dinaikkan ke motor.

"Sesampainya di rumah setelah menjemput, korban kejang-kejang dengan mulut terkunci. Tersangka yang panik, mengambil sendok untuk membuka mulut korban dan perutnya ditekan hingga muntah sayuran. Dia juga memberi nafas buatan," jelasnya.

Karena tidak ada perubahan, lanjut Adi, korban dibawa ke RSUD Ambarawa.

Namun setelah mendapat perawatan selama tiga hari, korban meninggal pada Sabtu (12/10/2019) sekitar pukul 23.30 WIB.

3. Dianiaya saat rumah dalam keadaan sepi
 

Ilustrasi penganiayaan anak-anak.
Ilustrasi penganiayaan anak-anak. ((Kompas.com/ERICSSEN))
Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved