Berita Sukoharjo Terbaru

Marak Penangkapan Teroris di Wilayah Sukoharjo, Kapolres Imbau Masyarakat Ubah Kultur

Dalam waktu beberapa hari ini Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror melakukan penangkapan dan menggeledah sejumlah tempat di Sukoharjo.

Marak Penangkapan Teroris di Wilayah Sukoharjo, Kapolres Imbau Masyarakat Ubah Kultur
TribunSolo.com/Agil Tri
Personel Polres Sukoharjo bersenjatakan lengkap mengawal Densus 88 yang membawa barang bukti usai penggeledahan di Dukuh Waringinrejo, RT 02 RW 22, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Rabu (16/10/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Dalam waktu beberapa hari ini Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror melakukan penangkapan dan menggeledah sejumlah tempat yang dijadikan tempat tinggal terduga teroris di Sukoharjo.

Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, Pasukan Burung Hantu Mabes Polri itu menangkap lima terduga teroris,

Mereka adalah AK (31), J (36), dan S (28) yang diduga berkaitan dengan jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi.

Serta AS (35) dan KH (44) yang diduga terlibat dalam jaringan teroris bom bunuh diri di pos polisi di Tugu Kartasura, Sukoharjo.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas menilai ada perubahan budaya di dalam masyarakat, sehingga banyak teroris yang dengan mudah bersembunyi di wilayah Kota Makmur.

"Saat ini masyarakat lebih acuh atau tidak peduli, jadi ada kultur yang berubah," Katanya saat memberi sambutan pada acara doa bersama di Pendopo Graha Satya Praja (GSP) Setda Sukoharjo yang dihadiri seluruh jajaran Forkompida Sukoharjo, Jumat (18/10/2019).

Padahal dari beberapa narasumber yang berhasil diwawancarai TribunSolo.com terkait kasus penggeledahan tempat tinggal terduga teroris, mereka rata-rata memiliki kesamaan.

Yaitu tidak mau dengan suka rela menyerahkan identitas kepada Ketua RT setempat hingga jarang bersosialisasi dengan warga sekitar.

Kisah Penyamaran Anggota Densus 88 saat Intai Teroris, Warga: Sering Nongkrong & Main Mobile Legend

Yogyakarta dan Solo Jadi Sasaran Teror, Pengamat : Teroris Anggap Lokasi Tersebut Global Heart

Kapolres Yugo yang belum genap sebulan menjabat itu meminta agar masyarakat sama-sama mengawasi para pendatang baru dan melaporkan kepada ketua RT setempat.

Halaman
12
Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved