Jelang PSIM vs Persis Solo

Beredar Broadcast WA Larangan Kendaraan Plat AD Solo ke Jogja, Ini Penjelasan Polsek Umbulharjo

Menjelang pertandingan sepakbola Derby Mataram antara PSIM dan PERSIS Solo pada Senin (21/10/2019) digunakan oleh oknum untuk menciptakan keresahan.

Beredar Broadcast WA Larangan Kendaraan Plat AD Solo ke Jogja, Ini Penjelasan Polsek Umbulharjo
RIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Panpel PSIM Jogja saat memberi keterangan pada awak media terkait rencana pertandingan lawan Persis Solo, Selasa (15/10/2019) malam. 

TRIBUNSOLO.COM - Menjelang pertandingan sepakbola Derby Mataram antara PSIM dan PERSIS Solo pada Senin (21/10/2019) digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menciptakan keresahan di masyarakat.

Pasalnya saat ini sedang gencar-gencarnya broadcast (pesan yang dikirimkan ke banyak penerima sekaligus) WhatsApp (WA) terkait himbauan yang isinya kendaraan dengan plat nomor AD jangan dibawa masuk Kota Yogyakarta.

Berikut isi pesan singkat yang disebarkan melalui platform komunikasi WhatsApp.

"Meneruskan pesan dari polsek Umbulharjo

Selamat sore sedulur sedulur dalam rangka Pertandingan sepak Bola liga 2 antara PSIM lawan PERSIS Solo pada hari senin tgl 21-10-2019 di Mandalakrida jam 15.30 wib utk menjaga Keselamatan dan Hal yg tidak perlu terjadi Maka yg Punya Motor dan Mobil Plat AD Jangan dibawa masuk Kota Yogykarta Dulu.
Mohon yang mempunyai kerabat saudara tetangga yg punya montor/mobil plat AD dihimbau agar tidak dipakek dulu
Nuwun.."

BREAKING NEWS : Persis Solo Bakal Hadapi PSIM di Jogja 21 Oktober 2019, Panpel Tak Jual Tiket Online

Reaksi Caketum PSSI Vijaya saat Tahu Namanya Tak Tertera Sebagai Bos Persis Solo dalam Kemenkumham

Terkait dengan pesan singkat yang meresahkan ini, dikutip TribunSolo.com dari Tribunjogja.com melakukan konfirmasi langsung dengan Kapolsek Umbulharjo, Sabtu (19/10/2019) malam.

Kapolsek Umbulharjo, Kompol Kompol Alaal Prasetyo yang dihubungi via telepon mengatakan bahwa pesan singkat tersebut tidak benar.

"Saya sendiri kaget dengan adanya pesan ini. Saya selaku Kapolsek Umbulharjo, belum pernah memberikan instruksi ataupun himbauan seperti itu," tegasnya.

Tak Ada Kuota Bagi Pasoepati saat Laga PSIM Jogja vs Persis Solo, Ini Tanggapan DPP Pasoepati

Lanjutnya, seluruh anggota di Mapolsek Umbulharjo juga sudah saya tanyai terkait pesan berantai yang mengatasnamakan Polsek Umbulharjo.

"Tidak ada satupun anggota yang menyebarkan pesan singkat tersebut. Selain itu, tidak ada nama petugas yang tercantum dalam pesan, hanya meneruskan pesan dari Polsek Umbulharjo intinya," jelas dia.

"Itu ulah oknum yang tidak bertanggung jawab," tuturnya menegaskan.

Selain itu, menurutnya pesan berantai ini hanya akan menimbulkan kegaduhan dan keresahan di masyarakat.

"Kalo petugas kepolisian kan jelas tugasnya. Kita akan menjaga kondusivitas dan keamanan masyarakat, bukan malah menakut-nakuti," pungkasnya. (TribunJogja.com/Andreas Desca Budi Gunawan)

Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved