Berita Sukoharjo Terbaru

Ibu Santri Ponpes Singo Ludiro Harus Sewa Mobil Antar Tumpeng Syukuran Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Tumpeng itu disajikan di halaman Ponpes Kholifatullah Singo Ludiro saat acara Syukuran Pelantikan Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin, Minggu (20/10/2019).

Ibu Santri Ponpes Singo Ludiro Harus Sewa Mobil Antar Tumpeng Syukuran Pelantikan Jokowi-Ma'ruf
TribunSolo.com/Adi Surya
Sosok ibu santri Pondok Pesantren (Ponpes) Kholifatullah Singo Ludiro, Indah Sofiatun (50) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Seorang ibu santri Pondok Pesantren (Ponpes) Kholifatullah Singo Ludiro, Indah Sofiatun (50) harus menyewa mobil saat antar tumpeng syukuran pelantikan Jokowi-Ma'ruf.

Tumpeng itu disajikan di halaman Ponpes Kholifatullah Singo Ludiro saat acara Syukuran Pelantikan Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin, Minggu (20/10/2019).

"Jam 6 berangkat berdua, sampai sini jam 9 pagi, kami harus menyewa mobil," ujar Sofiatun kepada TribunSolo.com.

Karenanya, ia hanya dapat membuat tumpeng kecil untuk disajikan dalam acara itu. 

"Kalau dari sana ke sini bawanya kecil, susah bawanya kalai besar," tutur Sofiatun. 

Lukisan Jokowi Raksasa Dibentangkan Masyarakat Kami Bersama Jokowi, Ungkapkan Rasa Syukur

Viral Video Balita yang Masih Kenakan Popok Tengah Asyik Hisap Vape, Ini Nasib Orang Tuanya

Sofiatun menuturkan, tumpeng yang ia buat dilengkapi lauk telur, orek tempe, ayam goreng, dan sejumlah lalapan. 

Sebanyak 250 tumpeng tersaji di halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Kholifatullah Singo Ludiro, Minggu (20/10/2019). Ratusan tumpeng itu akan dibagikan ke warga sekitar pondok.
Sebanyak 250 tumpeng tersaji di halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Kholifatullah Singo Ludiro, Minggu (20/10/2019). Ratusan tumpeng itu akan dibagikan ke warga sekitar pondok. (TribunSolo.com/Adi Surya)

"Di kampung, beras punya sendiri, yang beli cuma ayam, telur punya sendiri," tutur perempuan yang berprofesi sebagai buruh tani itu. 

"Saya tinggal di kampung, kalau di kota apa apa beli, butuh cabai tinggal metik, kalau di kampung," imbuhnya membeberkan.

Ia bersyukur tidak mengeluarkan biaya berlebih untuk membuat sebuah tumpeng. 

Halaman
12
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved