Berita Karanganyar Terbaru

Lahan Seluas 6 Hektare di Gunung Lawu Hangus Terbakar

Lahan seluas sekitar 6 hektare di Lereng Gunung Lawu terbakar pada Minggu (20/10/2019) lalu.

Lahan Seluas 6 Hektare di Gunung Lawu Hangus Terbakar
Tribunjateng.com/Istimewa
Kondisi lahan di Lereng Gunung Lawu yang terbakar, Minggu (20/10/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Lahan seluas sekitar 6 hektare di Lereng Gunung Lawu terbakar, tepatnya di petak 62a-1 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tlogodlingo Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Utara.

Peristiwa terjadi pada Minggu (20/10/2019) lalu.

Asisten Perhutani (Asper) BKPH Lawu Utara, Widodo menyampaikan, kebakaran lahan di petak 62a-1 RPH Telogodlingo BKPH Lawu Utara tejadi pada Minggu (20/10/2019) sekira pukul 15.30.

Akibat kebakaran tersebut, luasan lahan sekitar 6 hektare hangus terbakar.

"Saat ini masih identifikasi, tim masih melakukan pendinginan dan menyisir api-api kecil. Yang terbakar ilalang dan pohon-pohon kecil," katanya dikutip TribunSolo.com dari Tribunjateng.com, Senin (21/10/2019).

Widodo menjelaskan, upaya pemadaman kebakaran yang melanda Gunung Mitis dilakukan secara manual dengan cara digebyok dan pembuatan ilaran oleh tim dari Masyarakat Peduli Api (MPA), masyarakat sekitar Desa Gondosuli Tawangmangu, Perhutani dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

"Upaya pemadaman selesai pukul 21.00 WIB. Pagi ini, kami coba lagi untuk mencari titik-titik api."

"Pemadaman dan penyisiran masih dilakukan. Laporan dari tim, angin masih kencang. Beberapa hari ini angin di atas gunung kencang sekali," terangnya.

Gunung Lawu Juga Bertopi Kamis Pagi Ini, Begini Penjelasan Astronom

Ia mengungkapkan, kebakaran di Gunung Mitis sudah pernah terjadi sebelumnya, dugaan sementara penyebab kebakaran karena pembuatan arang.

Sambung Widodo, pihaknya bersama tim dari Polsek dan Koramil Tawangmangu sudah melakukan patroli guna menindaklanjuti kejadian kebakaran yang terjadi di Blumbang atau bawah Pos 2 Jalur Pendakian Cemoro Kandang pada dua pekan lalu.

Halaman
12
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved