Breaking News:

Warga Lega Akhirnya Sungai Tempuran di Gatak Dikeruk, Sebelumnya Was-was Air Meluap Kalau Hujan

Dia mengaku pengerukan ini memang sudah ditunggu oleh warga, mengingat sedimentasi Sungai Tempuran yang sudah parah.

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Sebuah alat berat saat melakukan normalisasi sungai Tempuran Gatak, Jumat (25/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) melakukan normalisasi sungai dengan mengeruk sedimentasi Sungai Tempuran, di Desa Blimbing Kecamatan Gatak, Sukoharjo.

Pengerukan ini sebagai upaya untuk mengantisipasi meluapnya Sungai Tempuran pada musim kemarau.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, Sri Maryanto, sejumlah sungai di Sukoharjo kondisi sendimentasinya sudah parah.

"Pengerukan ini dilakukan oleh BBWSBS, kemarin sudah kami laporkan kondisinya."

"Memang harus cepat mumpung masih musim kemarau, kalau sudah hujan malah susah pengerukannya," katanya Jumat (25/10/2019).

Museum Goes to Campus 2019, Puluhan Museum dari Berbagai Kota Bakal Unjuk Gigi di UNS Solo

Proses pengerukan ini diapresiasi oleh warga bantalan sungai Tempuran, seperti Sri Mulyono.

Dia mengaku pengerukan ini memang sudah ditunggu oleh warga, mengingat sedimentasi Sungai Tempuran yang sudah parah.

"Ini yang sudah ditunggu-tunggu masyarakat, karena kondisinya memang parah dan sudah sangat mendesak," katanya.

Lebar sungai itu sekitar 15-20 meter, sedangkan sendimentasinya itu lebarnya sudah melebihi setengahnya.

141 Warga Gatak Sukoharjo Terima Bantuan Alat Rumah Tangga

Untuk panjang sekitar 100 meter, kalau tidak dikeruk kondisinya akan semakin parah.

Apalagi juga penuh sampah baik dari masyarakat atau sampah kiriman saat musim penghujan.

"Kalau musim hujan, sering kali airnya meluap," imbuhnya.

Dia berharap dengan adanya pengerukan ini, dapat meminimalisir bencana banjir di wilayah ini.

"Ke depan memang sungai harus dirawat dan dijaga," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved