Kontroversi Limbah PT RUM
Warga Pengungsi Ingin Temui Bupati Sukoharjo, Berharap Ada Solusi Bau Limbah PT RUM
Warga Nguter Sukoharjo yang mengungsi di depan Rumah Dinas Bupati Sukoharjo ingin menemui Bupati Wardoyo Wijaya.
Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Garudea Prabawati
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Warga Nguter Sukoharjo yang mengungsi di depan Rumah Dinas Bupati Sukoharjo ingin menemui Bupati Wardoyo Wijaya.
Mereka ingin ada solusi dari bau yang ada di wilayah mereka akibat produksi PT.RUM.
Mereka ingin Pemerintah hadir dan memberikan solusi apalagi dengan ketidaknyamanan mereka terhadap bau PT.RUM.
"Ya ini tuntutan kami Menemui Bupati Sukoharjo," papar Panji Mahasiswa yang ikut menginap bersama warga di depan Rumah Dinas Bupati Sukoharjo, Sabtu (26/10/2019).
"Kami tunggu nanti sampai mau menemui Pak Bupatinya, warga kesini bergantian juga," papar Panji.
• Sadis, Tak Mampu Mengembalikan Uang, Pria Ini Tega Bunuh Temannya hingga Dicor di Dalam Makam
Warga yang mengungsi ini bukanlah sebuah aksi namun datang murni dari warga sendiri yang merasakan dampak bau daei PT. Rayon Utama Makmur (RUM).
Panji menuturkan, kalau Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mau menemui dan memberikan solusi warga akan pulang.
Sebelumnya, Warga Nguter Sukoharjo mengungsi di Rumah Dinas Bupati Sukoharjo sejak Jumat (25/10/2019) malam sampai pagi ini, Sabtu (26/10/2019).
Aksi ini mereka lakukan lantaran bau menyengat dari limbah PT. Rum yang semakin membuat tidak nyaman.
Bau tersebut menyengat dan mengganggu aktivitas warga yang berada di lokasi sekitar PT.RUM.
• Nikahi Brondong Selisih 18 Tahun, Emma Waroka Protes Disebut Punya 3 Anak, Beberkan Fakta Sebenarnya
• Foto Viral Kejadian Aneh yang Dialami Wanita Ini Sebelum Kecelakaan, Ada Foto Janggal di Galerinya
"Ini gerbangnya masih ditutup, kami nginep disini saja, di depan gerbang," papar Jiem warga Gupit, Kecamatan Nguter, Sabtu (26/10/2019).
Mereka datang bersama puluhan warga lainnya sejak Jumat (25/10/2019) malam karena merasakan bau menyengat dari PT. RUM.
Bau menyengat dari limbah PT.RUM tersebut membuat warga geram karena tidak nyaman.
"Seperi bau telur busuk jadi kami ya tidak betah," terang Jiem.
Mereka membawa peralatan seadanya seperti tikar dan jarik untuk menginap di rumah dinas Bupati tersebut.
"Ya ini saya bawa cucu juga biar gak merasakan bau," papar Jiem bersama warga lainnya, Sabtu (26/10/2019). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/warga-mengungsi-di-depan-rumah-dinas-bupati-sukoharjo.jpg)