Berita Terbaru Sukoharjo

DPC Gerindra Sukoharjo Buka Pendaftaran Cabup Pilkada 2020, Tiga Hari Belum Ada Pendaftar

Partai Gerindra Sukoharjo membuka pendaftaran penjaringan Calon Bupati (Cabup) Sukoharjo untuk Pilkada 2020 Kabupaten Sukoharjo.

DPC Gerindra Sukoharjo Buka Pendaftaran Cabup Pilkada 2020, Tiga Hari Belum Ada Pendaftar
TribunSolo.com/Agil Tri
Kantor DPC Partai Gerindra di Jalan Jenderal Sudirman, Sukoharjo, Kamis (4/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Partai Gerindra Sukoharjo serius mempersiapkan keikut sertaannya dalam Pilkada 2020 Kabupaten Sukoharjo.

Hal ini ditunjukkan dengan dilakukannya pembukaan pendaftaran penjaringan Calon Bupati (Cabup) Sukoharjo dari Partai Gerindra.

Pendaftaran dibuka sejak Jumat (25/10/2019), dan akan berlangsung selama tiga minggu ke depan, hingga tangga 15 November mendatang.

"Awal pendaftaran, kita mulai memasang pengumuman penjaringan Cabup dari Partai Gerindra," kata Sekretaris DPC Partai Gerindra Sukoharjo, Eko Sapto Nugroho, Minggu (27/10/2019).

Meski sudah berlangsung tiga hari, namun menurut Sapto belum ada calon yang mengambil formulir atau mendaftar.

Gerindra Sukoharjo Buka Komunikasi dengan Parpol Lain Untuk Penuhi Kuota Pencalonan Cabup

"Hingga saat ini belum ada (yang mendaftar)," imbuhnya.

Menurut sapto, hal ini dikarenakan waktu pendaftaran yang masih panjang.

"Sesuai intruksi DPP Gerindra pendaftaran sampai tanggal 15 November, mungkin masih saling menunggu," jelasnya.

Dia menambahkan, penjaringan ini sesuai dengan aturan partai, terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia, dengan syarat standart disertai visi misi yang sejalan dengan Partai Gerindra.

"Terbuka untuk internal dan eksternal, dan tidak wajib atau harus dari kader partai yang memiliki KTA (kartu tanda anggota), jadi siapa saja bisa mendaftar." terangnya.

Tugas DPC hanya akan melakukan penjaringan dengan pemenuhan syarat administrasi, setelahnya proses verifikasi dan pendalaman akan dilakukan oleh DPD Jateng, untuk kemudian disampaikan ke DPP hingga muncul rekomendasi.

Para calon yang mendaftar wajib mengisi formulir pendaftaran dan pakta integritas.

Selain itu, juga menyertakan beberapa dokumen, seperti fotokopi e-KTP, Ijazah, dan daftar kekayaan, serta visi misi dan program kerja calon. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved