Kabar Sukoharjo Terbaru

Tak Hanya Sediakan 18 Ribu Tahu, Panita Buat Gunungan Tahu Raksasa saat Festival Kampung Tahu

Untuk mempromosikan Dukuh Brontowiryan-Tegalan, Desa Ngabean, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo sebagai Kampung Tahu warga menggelar festival.

Tak Hanya Sediakan 18 Ribu Tahu, Panita Buat Gunungan Tahu Raksasa saat Festival Kampung Tahu
TribunSolo.com/Agil Tri
Gunungan Tahu yang dikirab di Dukuh Brontowiryan, Desa Ngabean, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, Minggu (27/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Untuk mempromosikan Dukuh Brontowiryan-Tegalan, Desa Ngabean, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo sebagai Kampung Tahu warga menggelar Festival Kampung Tahu, Minggu (27/10/2019).

Sesuai dengan namanya, berbagai jenis tahu ada dalam festival tersebut, seperti tahu pong, tahu lentu, tahu bulat, tahu kepal, tahu kuning maupun tahun putih.

Tahu-tahu ini ditata dalam beberapa nampan, lalu diletakkan di atas meja yang berbaris sejauh 50 meter, dan dihidangkan gratis kepada seluruh masyarakat yang hadir dalam festival tersebut.

Namun yang paling mencuri perhatian adalah adalah sebuah gunungan tahu setinggi satu meter lebih.

Ketua Panitia, Puryono menerangkan, pihaknya sengaja membuat satu gunungan tahu sebagai penanda usia festival kampung tahu ini.

"Gunungannya hanya satu, karena acara ini baru diadakan kali ini diselenggarakan, tapi besar," aku dia.

"Dan jika sukses, rencananya akan menjadi agenda tahunan kami," katanya menegaskan.

18 Ribu Tahu Ludes Diserbu Pengunjung dalam Festival Kampung Tahu Brontowiryan Kartasura

Kirab Hasil Bumi GKJ Sabda Winedhar Klodran, Wujud Rasa Syukur dan Pelestarian Budaya Jawa

Gunungan tahu itu kemudian dikirab keliling Desa, hingga melewati Tugu Kartasura.

"Jarak kirap sekitar 2,5 kilometer, dengan icon gunungan tahu, itu ada 500-600 tahu," jelasnya.

Adapun Puryono menambahkan, Dusun Brontowiryan dan Tegalan memang menjadi kampung tahu, karena sebanyak 60 persen warganya bekerja di industri tahu.

Kirab Piala WTN, Dishub Solo Tampilkan 21 Poster Nyeleneh yang Menghibur, Berikut Foto-fotonya

Sosialisasikan Keselamatan di Jalan, Dishub Solo Gelar Kirab Piala Wahana Tata Nugraha

"Ada 19 UKM yang bergerak dibidang tahu, yang satu UKM bisa mengolah 1 kwintal kedelai per harinya," terangnya.

Dia bersyukur saat ini, bahan dasar pembuat tahu yaitu kedelai harganya lebih stabil dan mudah didapatkan.

"Sejak 2012 lalu, hingga saay ini tidak ada kendala dengan bahan baku, semoga bisa terus seperti ini," katanya.

Dia berharap, dengan kegiatan ini, bisa lebih mengenalkan Dusun Brontowiryan dan Tegalan sebagai kampung tahu. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved