Berita Terbaru Sukoharjo

Soal Masjid di Sukoharjo akan Dilelang Bank, Wabup Sukoharjo Upayakan Solusi Terbaik

Wakil Bupati (Wabup) Sukoharjo, Purwadi, menyayangkan soal sengketa lahan Masjid Riyadhul Jannah yang kini akan dilelang oleh pihak bank.

Soal Masjid di Sukoharjo akan Dilelang Bank, Wabup Sukoharjo Upayakan Solusi Terbaik
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Wakil Bupati Sukoharjo, Purwadi (kanan), saat berbincang dengan pengurus Masjid Riyadhul Jannah yang terletak di Dukuh Bangsri Cilik RT 03/RW 01, Kelurahan Kriwen, Sukoharjo, Selasa (29/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Wakil Bupati (Wabup) Sukoharjo, Purwadi, menyayangkan adanya sengketa lahan pada Masjid Riyadhul Jannah yang terletak di Dukuh Bangsri Cilik RT 03/RW 01, Kelurahan Kriwen, Sukoharjo.

Sertifikat tanah masjid itu diagunkan ke sebuah bank sebesar Rp 400 juta sebelum masjid tersebut berdiri pada 2011 lalu.

Karena kredit macet, pihak bank sempat memasang sebuah plakat di depan masjid.

"Sangat menyangkan jika masjid disegel bank," kata Purwadi seusai meninjau Masjid, Selasa (29/10/2019).

"Mudah-mudahan bisa dapat mukjizat dari Allah, agar bisa bisa diselesaikan oleh umat islam dan lainnya," lanjutnya.

Viral, Sebuah Masjid di Sukoharjo akan Dilelang Bank, Ini Penjelasannya

Dia mengaku ingin mendiskusikan masalah ini dengan organisasi maupun elemen masyarakat Islam untuk mencari solusi atas masalah ini.

"Saya mau menghubungi teman-teman, supaya ada jalan untuk menyelesaikan ini."

"Karena ini sifatnya tempat ibadah, bukan fasilitas pemerintah, maka akan kita coba diselesaikan dengan nonpemerintahan," jelasnya.

Namun Purwadi ingin lebih mengetahui terlebih dahulu akar masalah tersebut, agar bisa diselesaikan dengan cara terbaik.

Sejarah Masjid Riyadhul Jannah di Kriwen Sukoharjo yang Viral Karena akan Dillelang Bank

Dalam kesempatan itu, Purwadi juga mengajak para umat Islam, khususnya yang berada di Kabupaten Sukoharjo untuk saling sengkuyung menyelesaikan masalah ini.

Selain itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang sifatnya anarkisme.

"Saya mengimbau agar masyarakat tidak anarkis, mari diselesaikan dengan cara baik-baik," pungkasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved