Anggaran ATK 2020 Naik dari Rp 349 Miliar Jadi Rp 1,6 Triliun, Anies: Ini Namanya Mempermalukan Diri

Rencana anggaran APBD DKI Jakarta terkait pembelian alat tulis kantor jadi perhatian Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Anggaran ATK 2020 Naik dari Rp 349 Miliar Jadi Rp 1,6 Triliun, Anies: Ini Namanya Mempermalukan Diri
tribunJateng.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

Anies menegaskan jika tidak tertib, ia kan menindak tegas pegawai pemprov DKI Jakarta.

Bantuan Petugas Damkarnya Ditolak Pemprov Riau, Ini Tanggapan Anies Baswedan

Anies Baswedan jeli menyoroti satu per satu anggaran yang dituliskan khususnya terkait Alat Tulis Kantor (ATK).

Bahkan, anggaran ATK dari tahun 2019 ke 2020 mengalami peningkatan yang cukup drastis.

"Belanja Alat Tulis Kantor tahun lalu atau tahun ini Rp 349 Miliar, tahun depan 1,6 Triliun, abrakadabra," ujar Anies Baswedan.

"Bagaimana kita menjelaskannya? Belanja Alat Tulis Kantor dari 349 Miliar jadi Rp 1,6 Triliun, ini namanya mempermalukan diri sendiri," tambahnya.

Jika sebelumnya disebutkan bahwa anggaran bolpoin itu hanya Rp 124 Miliar, ternyata jauh lebih fantastis.

Terlihat dari layar saat Anies Baswedan rapat, anggaran pembelian bolpoin ternyata mencapai Rp 635 miliar.

"Jika bapak ibu ulangi, you out, karena anda tidka bisa menjelaskan ke diri sendiri dan kepada publik," ujarnya.

Anies Baswedan pun langsung marah.

Anies lantas turun podium dan mengambil 3 laser di ruangan itu.

Halaman
1234
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved