Meriahkan Sekaten Tahun Wawu 1953, Pedagang Mulai Padati Kawasan Masjid Agung Surakarta 

Beberapa pedagang mengatakan, mereka datang melakukan persiapan untuk mengikuti kegiatan Sekaten ini sejak sehari sebelumnya

Meriahkan Sekaten Tahun Wawu 1953, Pedagang Mulai Padati Kawasan Masjid Agung Surakarta 
TribunSolo.com/Ryantono
Para pedagang memenuhi kawasan Masjid Agung Surakarta, Sabtu (2/11/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pedagang kaki lima (PKL) mulai memadati kawasan Masjid Agung Surakarta untuk ikut memeriahkan Perayaan Tradisional Sekaten Tahun Wawu 1953.

Kegiatan sekaten ini digelar setiap tahun memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

UMK Boyolali 2020 Disepakati Rp 1.942.500, Segera Diajukan ke Gubernur Jateng

Baim Wong Ngotot Mau Namai Calon Bayi Dengan Nama Tiger Wong, Sang Istri Tegas Menolak

Beberapa pedagang mengatakan, mereka datang melakukan persiapan untuk mengikuti kegiatan Sekaten ini sejak sehari sebelumnya.

Para pedagang dan masyarakat datang ke Sekaten selain memeriahkan perayaan tradisional tersebut juga menunggu ditabuhnya sepasang gamelan pusaka, Kiai Guntur Madu dan Kiai Guntur Sari pada Sabtu siang.

Penabuhan Gamelan itu adalah tanda perayaan Sekaten 2019 dibuka.

Pedangang Sekaten Sri Maryadi menggatakan, pihaknya mulai berjualan sejak Sabtu (2/11/2019).

"Kalau Persiapan dari Jumat, kita siap setiap tahun sudah ikut ini," papar Sri Maryadi.

Dia mengaku hanya membayar Rp 25 ribu untuk mendapatkan lapak berjualan mainan selama sepekan kedepan.

Pedagang lainnya Hartono (48) mengatakan, Pihaknya menyewa lapak Rp 100.000 mendapatkan ukuran 2 meter x 3 meter.

"Pihaknya berharap diberikan kelancaran selama berdagang di Sekaten," papar Hartono. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Eka Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved