Breaking News:

Soal Larangan Penggunaan Cadar dan Celana Cingkrang, Pemkab Sukoharjo Masih Menunggu Aturan Resmi

Saat ini, Kemenag berencana melarang penggunan cadar dan celana cingkrang untuk masuk ke instansi milik pemerintah

SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR
Ilustrasi Sejumlah wanita bercadar melintas di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (28/3/2014). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo masih menunggu kepastian aturan larangan menggunakan Cadar dan Celana Cingkrang di lingkungan instansi.

Saat ini, Kemenag berencana melarang penggunan cadar dan celana cingkrang untuk masuk ke instansi milik pemerintah.

Wacana larangan Aparat Sipil Negara (ASN) bercelana cingkrang yang dilontarkan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi telah memicu kegaduhan berbagai lapisan masyarakat.

Hal itu ia karena alasan keamanan, usai penusukan mantan Menkopolhukam Wiranto.

Menanggapi hal itu,Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukoharjo, Agus Santosa, mengatakan Pemkab Sukoharjo tidak terburu-buru mengambil langkah.

Pihaknya masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

"Jadi prinsipnya, kami menunggu ketentuannya saja."

"Ya kalau tidak dari Mendagri, mungkin ada hasil koordinasi dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB)," katanya Sabtu, (2/11/2019).

Dia menambahkan, terkait aturan pakaian dinas, selama ini ASN sudah ada peraturannya sendiri.

Halaman
12
Penulis: Agil Tri
Editor: Eka Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved