Pilkada Solo 2020

PSI Sebut Ogah Berkoalisi dengan PKS dalam Pilkada Solo 2020, Ketua Bapilu Singgung Dua Hal Ini

PKS Solo angkat bicara soal 'penolakan' Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Solo yang enggan berkoalisi dalam Pilkada Solo 2020.

PSI Sebut Ogah Berkoalisi dengan PKS dalam Pilkada Solo 2020, Ketua Bapilu Singgung Dua Hal Ini
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Kantor DPD PKS Solo yang berada di Jalan Slamet Riyadi Nomor 534B, Kecamatan Laweyan, Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Solo angkat bicara soal 'penolakan' Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Solo yang enggan berkoalisi dalam Pilkada Solo 2020.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) dan Pilkada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS, Sugeng Riyanto mengingatkan, hal-hal yang perlu diperhatikan partai besutan Grace Natalie itu.

"Ada setidaknya dua hal yang biasanya diperhatikan oleh kandidat, pertama, perolehan suara, kedua itu soliditas mesin dan kader partainya," ujar Sugeng kepada TribunSolo.com, Rabu (6/11/2019).

Sugeng tidak menampik dua hal itu menjadi pertimbangan para partai politik untuk menghimpun kekuatan di Pilkada Solo 2020.

"Ya, dua hal itu yang biasanya dipertimbangkan," tuturnya.

Untuk diketahui, PKS menduduki peringkat kedua dalam perolehan kursi di DPRD Kota Solo.

Partai berlambang padi dan bulan sabit itu tercatat meraup lima kursi legislatif Solo.

Sama-sama Ingin Dukung Gibran di Pilkada Solo 2020, PSI Ogah Koalisi dengan PKS

Kadernya Sambangi Kantor DPD PKS Terkait Pilkada Solo, Ini Penjelasan Lengkap Ketua PPP Solo

PSI Lirik Golkar untuk Diajak Koalisi di Pilkada Solo 2020

Sedangkan, PSI hanya memperoleh satu kursi.

Sugeng menegaskan, PKS akan menjalin komunikasi dan penjajakan dengan semua partai politik jelang Pilkada Solo 2020.

"PKS jalin komunikasi dan penjajakan dengan semua parpol, semua bakal calon, dan sebanyak mungkin kelompok," ucap Sugeng.

"Tidak kami batasi, semua parpol tanpa kecuali," imbuhnya membeberkan.

Sugeng tidak menutup kemungkinan bila PKS akan berkoalisi dengan PSI.

"Pilkada masih lama, dan semua kemungkinan bisa saja terjadi," kata Sugeng.

"Maka bekal komunikasi dan penjajakan itu menjadi sangat urgen bagi PKS," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved