Viral Kisah 'Layangan Putus' yang Pengaruhi Emosi Warganet, Begini Kata Psikolog

Layangan putus menceritakan seorang istri dengan empat orang anak yang ditelantarkan suami demi perempuan lain.

Viral Kisah 'Layangan Putus' yang Pengaruhi Emosi Warganet, Begini Kata Psikolog
Kolase Instagram/ Kompas.com (Facebook Mommi Asf)
Jejak Akun Diduga Mommy ASF, Penulis Cerita Viral Layangan Putus di Instagram Ricky Zainal. 

"Nah ketika individu masuk ke kelompok istri-istri (tidak suka pelakor) secara online, maka identitas individunya melebur jadi identitas kelompok," imbuhnya.

Hal inilah yang pada akhirnya membuat sekumpulan orang membuli.

Mereka merasa apa yang dilakukannya benar, karena hal yang sama juga dilakukan oleh orang lain.

Akan lain cerita jika hanya satu orang yang memiliki perasaan tidak suka terhadap orang lain.

Orang tersebut tentu tidak akan sampai membuli, karena tak ada orang lain yang sama seperti dirinya.

"Tapi karena dia bersama orang lain yang memiliki pendapat yang sama, dia jadi keikut dengan kelompoknya itu," ungkapnya.

Menurut Pingkan, pembulian pada orang yang dianggap pelakor di sosial media sama halnya seperti ketika terjadi kerusuhan.

Di mana ketika ada seseorang yang melempar, maka orang lain yang ada di dalam kelompok tersebut juga akan ikut melakukan hal yang sama.

Ini merupakan perilaku kelompok sosial yang muncul di kehidupan nyata maupun secara online. (Kompas.com/Gloria Setyvani Putri)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Layangan Putus, Kok Netizen Merisak Orang yang Dicurigai Pelakor?"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved