Pilkada Solo 2020

Dilirik PSI untuk Diajak Berkoalisi di Pilkada Solo 2020, Golkar Pilih Tunggu Kepastian dari PDI-P

Partai Golkar menanggapi keinginan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk berkoalisi di panggung Pilkada Solo 2020.

Dilirik PSI untuk Diajak Berkoalisi di Pilkada Solo 2020, Golkar Pilih Tunggu Kepastian dari PDI-P
TribunSolo.com/Ryantono
Sekretaris DPD II Golkar Solo Bandung Joko Suryono dan Ketua DPD PSI Solo Muhammad Bilal. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Partai Golkar menanggapi keinginan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk berkoalisi di panggung Pilkada Solo 2020.

Sekretaris DPD Partai Golkar Solo, Bandung Joko Suryono mengatakan, belum ada komunikasi antar kedua partai.

"PSI kan selama ini berimprovisasi politik, berakrobat politik, tidak pernah ada komunikasi politik pada kita," kata Bandung kepada TribunSolo.com, Kamis (7/11/2019).

"Itu (keinginan berkoalisi) silahkan saja," imbuhnya membeberkan.

Bandung menuturkan, partai berlambang pohon beringin itu masih mempelajari kondisi politik jelang Pilkada Solo.

Calon Muda Muncul di Pilkada Solo 2020, Golkar Sebut Evandra Anak Mantan Kapolwil Sejajar Gibran

"Tapi kalau nanti kita sudah serius, barang kali banyak hal yang kita lakukan untuk menyamakan persepsi soal pilkada," ujar Bandung.

"Tidak hanya dengan PSI tapi juga dengan partai lain," tambahnya.

Bandung mengungkapkan, Golkar saat ini masih memperhitungkan kepastian rekomendasi yang akan diberikan Psrtai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

"Ada berbagai kemungkinan bisa saja kita akhirnya mendukung calon PDI-P, kalau perintah begitu kita harus siap," ucap Bandung.

"Atau kita diperintahkan untuk berkoalisi dengan partai politik lain memunculkanpasangan calaon atau kita dibiarkan memilih," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved