Soal Temuan Desa 'Siluman', Ganjar Pranowo: Panggil Saja Bupatinya maka Selesai

Fenomena kemunculan desa fiktif atau desa siluman yang baru-baru ini santer diberitakan, membuat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo angkat bicara.

Soal Temuan Desa 'Siluman', Ganjar Pranowo: Panggil Saja Bupatinya maka Selesai
TribunSolo.com/Agil Tri
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat wawancara di di Hotel Best Western Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Rabu (9/10/2019). 

TRIBUNSOLO.COM - Fenomena kemunculan desa fiktif atau desa siluman yang baru-baru ini santer diberitakan, membuat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo angkat bicara.

Pasalnya, telah diketahui adanya temuan desa baru tak berpenduduk yang dibentuk agar bisa mendapat kucuran dana desa secara rutin tiap tahun.

Terkait temuan empat desa siluman yang ada di Sulawesi Utara (Sultra) oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Ganjar meminta agar segera ditindaklanjuti.

Dia mengatakan, jika selama ini ada transfer dana desa ke desa siluman itu dan terpakai, maka menurutnya pasti ada yang menyalahgunakan dana tersebut.

"Itu tidak terlalu sulit, apalagi cuma empat, dipanggil saja bupatinya, maka selesai," kata Ganjar saat dikonfirmasi, Jumat (8/11/2019).

Menurut Ganjar, fenomena desa siluman merupakan kasus yang sudah lama.

Ganjar Pranowo Tanggapi Wacana Duet Gibran-Paundra di Pilkada Solo 2020

Dia menambahkan saat ini, tugas pemerintah baik di tingkat pusat sampai ke daerah adalah memastikan kebenaran data tentang jumlah dana desa.

"Sekarang semuanya harus evaluasi, pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota harus memastikan kebenaran data tentang jumlah desa termasuk pemekarannya," ujar Ganjar.

Soal siluman atau tidak, lanjut Ganjar, itu adalah soal data.

Ia mengusulkan agar Kementerian Desa, Kementerian Dalam Negeri dibantu Gubernur, Bupati/Wali Kota hingga camat untuk memperbarui data desa.

Halaman
12
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved