Berita Sukoharjo Terbaru

Manajemen PT Tyfountex Tak Hadir Mediasi, Karyawan Ancam Seret Kasus Pesangon ke Ranah Hukum

Karyawan PT Tyfountex Indonesia yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak mengancam akan membawa masalah pesangon ke ranah hukum.

Manajemen PT Tyfountex Tak Hadir Mediasi, Karyawan Ancam Seret Kasus Pesangon ke Ranah Hukum
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Karyawan PT Tyfountex Indonesia mengadu karena sudah dua bulan tak menerima pesangon di Dispenaker Sukoharjo, Senin (11/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Karyawan PT Tyfountex Indonesia yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak mengancam akan membawa masalah pesangon ke ranah hukum.

Ultimatum ini disampaikan karena tidak ada perwakilan dari manajemen PT Tyfountex Indonesia yang hadir dalam mediasi di kantor Dinas Perindustrian dan Ketenagaan Kerja (Dispenaker) Sukoharjo, Senin (11/10/2019).

Mediasi akan dilanjutkan pada Kamis 14 November 2019 dengan harapan manajemen PT Tyfountex hadir di Dispenaker Sukoharjo.

"Kita akan mengundang pihak perusahaan untuk datang dalam mediasi mendatang," kata Kepala Dispenaker Sukoharjo Baktyar Zunan.

Dari pihak eks karyawan meminta manajemen PT Tyfountex bisa hadir dalam mediasi mendatang.

Bahkan karyawan mengancam akan membawa masalah pesangon ini ke ranah hukum jika mediasi tidak dapat berjalan mestinya.

"Jika mediasi besok (pada Kamis mendatang) tidak ada perwakilan manajemen perusahaan yang hadir, jika yang hadir hanya pengacara, kita akan upayakan tempuh jalur hukum," Koordinator Tim Mediasi, Cahyo Widodo.

Karyawan PT Tyfountex Kecewa, Tidak Ada Wakil Manajemen yang Hadir Mediasi di Dispenaker Sukoharjo

Ribuan Karyawan PT Tyfountex Kena PHK, Pesangon Rp 59 Juta yang Dijanjikan Pun Kini Macet Bayar

Pesangon PT Tyfountex Macet, Ratusan Mantan Karyawan Mengadu ke Dispenaker Sukoharjo

Pada mediasi ini, Karyawan PT Tyfountex Indonesia yang terkena PHK sudah didampingi kuasa hukumnya.

"Kita akan meminta surat risalah dari Dispenaker, dengan surat itu akan kami jadikan untuk bahan aduan di pengadilan," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved