Sebut Negara Indonesia Kebanyakan Peraturan, Jokowi: Semua Diatur, Malah Terjerat Sendiri

Jokowi lantas menyinggung soal kunjungan kerja dan studi banding setiap membuat sebuah peraturan daerah.

Sebut Negara Indonesia Kebanyakan Peraturan, Jokowi: Semua Diatur, Malah Terjerat Sendiri
Facebook Presiden Joko Widodo.
Presiden Jokowi. 

TRIBUNSOLO.COM, BOGOR - Presiden Joko Widodo meminta para kepala daerah, baik gubernur, bupati, dan wali kota serta para anggota DPRD untuk tidak banyak membuat peraturan tingkat daerah.

Jokowi menyebut negara ini sudah kebanyakan peraturan.

"Negara ini sudah kebanyakan peraturan, dan negara kita ini bukan negara peraturan. Semua diatur, semua diatur, malah terjerat sendiri," kata Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forkopimda 2019, di Sentul, Bogor, Rabu (13/11/2019).

Jokowi tak ingin sedikit-sedikit kepala daerah membuat peraturan.

Mesra, Jokowi dan Surya Paloh Saling Puji Usai Penutupan Kongres ke-2 Partai Nasdem

Menurut dia, peraturan yang menumpuk ini akan membuat pemerintah tak bisa bergerak cepat dalam mengambil keputusan dalam perubahan dunia yang cepat.

"Padahal sekarang negara sebesar apapun pengennya fleksibel, cepat merespons setiap perubahan."

"Kita malah memperbanyak peraturan, untuk apa?" ujar dia, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Jokowi lantas menyinggung soal kunjungan kerja dan studi banding setiap membuat sebuah peraturan daerah.

Profil Achmad Purnomo, Sosok yang Bersaing dengan Anak Presiden Jokowi Dapatkan Rekomendasi PDI-P

Ia mengaku tahu betul ada apa di balik agenda kunjungan kerja dan studi banding itu.

"Di kunker ada apanya saya ngerti, di studi banding ada apanya saya ngerti."

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved