Berita Sukoharjo Terbaru

Sebagian Wilayah Sudah Turun Hujan, 17 Desa di Sukoharjo Masih Terdampak Kekeringan

Dari pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, masih ada 17 desa dari 3 kecamatan yang terdampak kekeringan.

Sebagian Wilayah Sudah Turun Hujan, 17 Desa di Sukoharjo Masih Terdampak Kekeringan
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
PD BPR Bank Pasar saat mendisitribusikan air bersih di Desa Watubonang, Bulu, Sukoharjo, Kamis (14/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sejumlah kawasan di Kabupaten Sukoharjo masih dilanda kekeringan akibat kemarau panjang.

Padahal di sejumlah kawasan Sukoharjo sudah turun hujan dengan intensitas yang beragam.

Dari pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, masih ada 17 desa dari 3 kecamatan yang terdampak kekeringan.

Ada 17 desa itu yang paling banyak di Kecamatan Weru, yang mana terdapat 9 desa yang masih dikategorikan kekeringan.

"Meski sudah hujan tapi belum menyentuh sumber atau sumur, jadi bisa dikatakan masih terdampak kekeringan kurang air bersih," kata anggota BPBD Sukoharjo, Heriawan, Kamis (14/11/2019).

Daerah selatan Sukoharjo, memang sudah beberapa kali turun hujan, namun belum banyak berpengaruh pada sumber air atau sumur.

Memasuki Musim Pancaroba, BPBD Sukoharjo Ingatkan Masyarakat Waspai Angin Kencang

"Kekeringan sudah melanda sejak April-November, kalau hujan sudah turun di bulan November ini, bulan Desember sudah aman." imbuhnya.

Kapala Desa Watubonang Welas Effendi, mengatakan meskipun sudah dua kali hujan tapi kebutuhan air belum mencukupi, sumur masih kering, jadi masih memerlukan bantuan air bersih.

"Daerah Watubonang merupakan terdampak serius dari 11 RW, 7 RW atau 4000 warga di antaranya terdampak kekeringan dan masih membutuhkan air bersih sampai saat ini," katanya.

Hal ini membuat BPBD Sukoharjo masih terus membagikan bantuan air dari sejumlah pihak dengan mengatur jadwal agar alokasi bantuan bisa tersebar secara merata.

Bantuan CSR juga datang dari PD BPR Bank Pasar yang menyalurkan dana CSR dalam bentuk bantuan 2 bak penampungan air dan 20 tanki air bersih di dukuh Watulumbung, desa Watubonang, Tawangsari dan dukuh Kedungngunut desa Puron, Kecamatan Bulu.

"Setiap tahun kita alokasikan dana CSR, salah satunya kita wujudkan bantuan air bersih 20 tanki, juga 2 tanki bak penampung air kapasitas 5.000 liter," kata Direktur Umum PD Bank Pasar Sukoharjo, Maryanto. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved