Ternyata Menurunkan Berat Badan Terlalu Cepat Dapat Merusak Hati, Ini Penjelasannya

Untuk mencapainya, ada beberapa diet yang bisa dilakukan, agar keseimbangan antara kebutuhan makanan dan aktivitas, tetap terjaga.

(shutterstock)
Ilustrasi menimbang berat badan 

Perlu diingat, bahkan dalam diet kalori rendah saja, sangat penting bagi kita untuk tetap mendapatkan nutrisi seperti vitamin D, vitamin B-12, folat dan zat besi.

Beberapa hal ini, bisa terjadi jika tidak mendapatkan cukup nutrisi penting dalam tubuh:

  • Kurang energi
  • Rambut rontok
  • Rasa letih luar biasa
  • Sistem kekebalan tubuh terganggu
  • Tulang melemah

Dalam kasus yang sangat ekstrem, malnutrisi bisa terjadi pada tubuh dengan penurunan berat badan terlalu cepat.

2. Terbentuknya batu empedu

Salah satu komplikasi paling umum saat seseorang menurunkan berat badan terlalu cepat, ialah terbentuknya batu empedu.

Hal ini bisa terjadi, jika kita menurunkan berat badan sampai 1,3 kg per minggu.

Batu empedu merupakan kerikil padat, dan terbuat dari kolesterol yang terbentuk di kantong empedu.

3. Merusak hati

Dengan menurunkan berat badan terlalu cepat, hati seseorang dapat rusak.

Hal ini disebabkan oleh perubahan jumlah lemak dalam darah, yang terlalu drastis.

Apalagi kalau perubahan berat badannya, mencapai 1,8 kg per minggu.

4. Melambatnya metabolisme

Tubuh yang tidak terbiasa mendapatkan asupan kalori rendah, akan merasa kaget.

Biasanya, penurunan berat badan yang sangat cepat, datang dari kekurangan kalori yang ekstrem.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved